MAKKAH, LensaMadura.com – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengunjungi jamaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
Dalam kunjungan itu, ia bertemu jamaah haji asal Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam rombongan 2 Kloter 77.
Pertemuan berlangsung di Hotel Mahd Al Resala, kawasan Ar Raudhah, Makkah, sektor 410, tempat jamaah asal Sumenep menginap selama menunaikan ibadah haji.
Di hadapan jamaah, Lia meminta para calon haji menjaga kondisi fisik menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji atau Armuzna, yakni rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
“Armuzna merupakan rangkaian inti ibadah haji yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental, sehingga jamaah harus benar-benar menjaga kesehatan dan stamina,” kata Lia.
Menurut dia, cuaca di Tanah Suci yang cukup ekstrem menuntut jamaah lebih memperhatikan pola makan dan waktu istirahat. Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun.
“Cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem, sehingga jamaah harus memperhatikan pola makan, istirahat yang cukup, dan jangan memaksakan diri ketika kondisi tubuh kurang fit,” ujarnya.
Selain soal kesehatan, Lia menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarjamaah selama berada di Tanah Suci. Ia berharap jamaah asal Sumenep saling membantu dan menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah haji.
“Kebersamaan antarjamaah sangat penting, karena perjalanan haji bukan hanya soal ibadah pribadi, tetapi juga bagaimana saling menjaga dan menguatkan satu sama lain,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Lia juga berdialog langsung dengan jamaah untuk mendengar pengalaman dan masukan terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Sejumlah jamaah mengaku bersyukur dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan berharap seluruh rangkaian haji berjalan baik hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Bagi Lia, silaturahmi itu menjadi cara untuk mengetahui kondisi jamaah Indonesia secara langsung sekaligus memberi dukungan moral menjelang puncak ibadah haji.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur,” ujar dia. (*)
