SUMENEP, LensaMadura.com – Polres Sumenep menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Ketahanan Pangan bersama jajaran Polsek di wilayah hukumnya, Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan sekaligus mendukung kebijakan pemerintah menuju swasembada pangan nasional.
Anev yang berlangsung di Ruang Vidcon Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto.
Kegiatan itu turut dihadiri Kabag SDM Polres Sumenep Kompol Widiarti S., Kasat Binmas AKP Moh. Abd. Kohar, serta para Kanit Binmas jajaran Polres Sumenep.
Dalam arahannya, Kapolres melakukan evaluasi terhadap berbagai program ketahanan pangan yang telah dijalankan oleh jajaran Polsek, mulai dari pemanfaatan lahan produktif, pengembangan pekarangan pangan bergizi, hingga berbagai inovasi yang mendukung peningkatan produksi pangan di wilayah Kabupaten Sumenep.
AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis yang membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk kepolisian.
Karena itu, ia meminta seluruh personel berperan aktif dalam mengawal dan mendukung program-program yang berkaitan dengan peningkatan ketersediaan pangan di masyarakat.
“Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran harus aktif melakukan pendampingan, pengawasan, serta mendorong berbagai inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas pangan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan evaluasi tersebut juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna mengoptimalkan pelaksanaan program yang telah berjalan.
Selain membahas capaian program, forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar satuan fungsi maupun jajaran Polsek dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan pangan dan pemberdayaan ekonomi warga,” jelasnya. (*)
