Tes Urine Jaksa dan Pegawai Kejari Sumenep Hasilnya Negatif

Kasi Pidum Kejari Sumenep Hanis Ariestya Hermawan (kiri) usai melakukan tes urine (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Tes urine yang dilakukan Kejari Sumenep kepada jaksa dan seluruh pegawai setempat, hasilnya negatif.

Diketahui, pelaksanaan tes urine secara mendadak itu berlangsung di Aula Kejari Sumenep, Rabu, 3 Juli 2023 kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep Sigit Waseso melalui Kasi Intel Moch Indra Subrata menyampaikan, tes urine semua jaksa dan pegawai di instansinya untuk memastikan tidak ada yang terlibat dengan persoalan narkoba ataupun sejenisnya.

“Alhamdulillah, semua hasil tes urine nya kemarin hari Rabu itu negatif. Jadi, pak Kajari tidak ingin di sini (Kejaksaan Negeri Sumenep) ada pegawai nya yang berurusan dengan narkoba ataupun barang sejenisnya yang bertentangan atau melanggar hukum,” kata Kasi Intel Moch. Indra Subrata, Kamis, 4 Juli 2024.

Baca Juga :  Mendadak, Jaksa dan Pegawai Kejari Sumenep Lakukan Tes Urine

Menurut Indra, Kajari Sumenep kali ini tidak hanya menekankan kepada para Jaksa dan pegawai yang ada terkait penegakan hukum serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Tetapi menurut Indra, pihaknya juga selalu mengingatkan agar tidak terlibat dengan persoalan yang bisa menodai instansinya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP, Ini yang ke-10

“Jika memang ada di antara pegawai di Kejaksaan Negeri Sumenep yang terbukti melanggar hukum termasuk juga memakai narkoba atau sejenisnya, maka dipastikan akan diberikan sanksi yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya tegas.

Menurut Indra, sejauh ini pihaknya juga terus melakukan pengawasan terhadap seluruh pegawai di Kejaksaan Negeri Sumenep.

Itu dilakukan agar mereka tetap bekerja dengan tupoksinya masing-masing sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan penuh tanggung jawab sebagai seorang abdi negara.

Baca Juga :  Achmad Yunus Lantik PAC Pemuda Pancasila Arjasa Sumenep

“Pembinaan dan pengawasan kepada setiap pegawai sejauh ini terus kami lakukan, sehingga kita tetap bekerja sesuai peraturan perundang undangan yang melekat pada korps Adhyaksa. Jadi kami pastikan jika memang ada pegawai yang melakukan kesalahan tetap akan ditindak,” tandasnya.

Perlu diketahui, pelaksanaan tes urine tersebut bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep. (*/rif)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: