SUMENEP, LensaMadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep (Pemkab) meluncurkan logo Hari Jadi ke-758 yang mengusung tema “Soengennep Sodek Parjuga”.
Peluncuran logo tersebut berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu malam, 20 Juni 2026.
Acara itu dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, budayawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
“Peringatan Hari Jadi Sumenep bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat identitas daerah dan menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah serta budaya yang dimiliki Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Fauzi.
Ia menjelaskan, tema “Soengennep Sodek Parjuga” merepresentasikan semangat masyarakat Sumenep dalam menjaga warisan budaya, memperkuat persatuan, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan logo Hari Jadi Sumenep ke-785 dirancang dengan mengusung nilai-nilai sejarah, budaya, dan semangat kemajuan daerah.
Menurut Faruk, tema dan logo yang diluncurkan merupakan hasil kajian yang mengedepankan aspek historis serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sumenep.
“Tema dan logo yang diluncurkan malam ini merupakan hasil kajian yang mengedepankan nilai historis dan kearifan lokal Sumenep. Harapannya, seluruh masyarakat dapat turut berpartisipasi menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-758,” ujarnya.
Peluncuran logo ditandai dengan penayangan visual logo Hari Jadi ke-758 Sumenep di hadapan para undangan. Logo tersebut memadukan unsur budaya, sejarah, serta cita-cita kemajuan daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumenep selanjutnya akan menggelar berbagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-758 Sumenep sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang daerah yang dikenal sebagai kabupaten paling timur di Pulau Madura itu. (*)
