SUMENEP, LensaMadura.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk pembangunan dan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Sapudi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Program yang dilaksanakan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sapudi itu berlangsung secara bertahap sejak 2024 hingga 2026.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kementerian Perhubungan, dilihat LensaMadura.com, Jumat 8 Mei 2026, sejumlah proyek yang dikerjakan meliputi rehabilitasi fasilitas pelabuhan, pemeliharaan dermaga, hingga replacement atau penggantian fasilitas pelabuhan laut.
Pada 2024, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp31,1 miliar untuk rehabilitasi fasilitas Dermaga Sapudi melalui mekanisme tender.
Selain itu, terdapat paket supervisi rehabilitasi senilai Rp812 juta.
Kemenhub juga mengalokasikan anggaran pemeliharaan fasilitas pelabuhan di wilayah kepulauan lain, termasuk Raas dan Sapudi, yang mencakup dermaga, trestle, causeway, hingga bangunan pelabuhan.
Memasuki 2025, pemerintah kembali menganggarkan proyek multiyears contract replacement fasilitas Pelabuhan Laut Sapudi Tahun Anggaran 2025–2026.
Nilai pekerjaan fisik proyek tersebut mencapai Rp82,4 miliar, sedangkan paket supervisinya dianggarkan Rp2,5 miliar.
Pada 2026, proyek lanjutan kembali memperoleh alokasi sebesar Rp63,2 miliar untuk pekerjaan replacement fasilitas pelabuhan serta Rp1,3 miliar untuk supervisi pekerjaan.
Berdasarkan data tender, pekerjaan supervisi proyek multiyears dimenangkan oleh PT Mettana.
Sementara pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk proyek replacement fasilitas Pelabuhan Laut Sapudi tercatat atas nama Dedi Wijayanto dari KUPP Kelas III Sapudi. (*)






