Berita

Atasi Persoalan Sampah, HCML Siap Kolaborasi dengan Pemdes Ketupat Bentuk Bank Sampah

SUMENEP, LensaMadura.com – Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Ketupat, Kecamatan Raas, untuk membentuk bank sampah sebagai solusi jangka panjang persoalan sampah di wilayah kepulauan tersebut.

Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi sadar lingkungan dan pengelolaan sampah yang digelar HCML bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan (LPMK) Sumenep di Balai Desa Ketupat, Selasa, 4 November 2025 lalu.

Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar.

Kegiatan itu juga diisi dengan pembentukan komunitas perempuan peduli sampah sebagai motor penggerak kesadaran lingkungan di tingkat desa.

Ketua LPMK Sumenep, Suryadi, mengatakan bahwa persoalan sampah perlu ditangani melalui pendekatan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi pembentukan bank sampah menjadi agenda prioritas pasca-sosialisasi.

“Rencana ke depan akan dibentuk bank sampah agar masyarakat bisa lebih baik dalam mengelola sampah,” ujarnya, Rabu, 26 November 2025.

Suryadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) HCML tahun 2025.

Sebagai bentuk dukungan awal, HCML dan LPMK juga menyalurkan fasilitas tempat sampah ke sejumlah titik publik seperti sekolah, lembaga, musala, dan pasar.

Langkah kolaboratif ini dinilai sangat penting, terutama karena masih ada warga yang membuang sampah ke laut.

Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ketupat, Khairul, menilai pembentukan bank sampah akan membantu mengubah pola perilaku masyarakat.

“Kami berharap edukasi berkelanjutan dapat mengubah perilaku tersebut,” katanya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Ketupat, H Suparwi, mengapresiasi kesiapan HCML untuk terlibat langsung dalam penanganan sampah di desanya.

Ia menyebut kolaborasi pembentukan bank sampah sebagai langkah tepat untuk menjawab keluhan warga yang selama ini kesulitan mengelola sampah.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya. (mr)

Related Articles

Back to top button