Keluarga Sulawesi Selatan, Musolla Ar Rausi Sumenep Siap Bangun Asrama Anak Yatim

K. Ahmad Baihaqi (kanan) pengasuh musolla Ar-Rausi Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur dan Ketua BPD KKSS Sumenep Hari Mursaha (kiri) saat melihat langsung lahan yang direncanakan akan dibangun asrama khusus anak yatim Minggu sore, 13 September 2020. Foto Yanto LensaMadura.Com

Sumenep, LensaMadura.Com – Organisasi Badan Pengurus Daerah Kerukunan Sulawesi Selatan (BPD  KKSS) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur siap bangun asrama khusus anak yatim.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN STITA Sumenep Gelar Pembinaan UMKM

Pembangunan gedung untuk menampung anak yatim itu direncanakan di lahan sekitar musolla Ar-Rausi, RT 004 RW 004, Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten Sumenep.

Kegiatan untuk pengabdian kepada pengembangan pendidikan anak yatim itu atas kerjasama BPD KKSS Sumenep dan Musolla Ar-Rausi.

K. Ahmad Baihaqi, pengasuh musolla Ar-Rausi mengatakan, rencana tersebut atas kesepakatan bersama BPD KKSS Sumenep.

“Kami bermaksud menampung anak yatim di asrama ketika bangunan berdiri,” tuturnya saat mengajak LensaMadura.Com melihat lokasi disisi utara musolla Minggu sore, 13 September 2020.

Baca Juga :  Kades Banuaju Barat Pimpin Langsung Perbaikan Lampu PJU

Lahan yang masih ditumbuhi rerumputan liar ini direncanakan akan dibangun hingga beberapa kamar.
Sementara, Ketua BPD KKSS Sumenep Hari Mursaha menceritakan, rencana itu berawal dari keterpanggilan.
Yaitu, pihaknya sering mendapatkan informasi anak yatim sangat membutuhkan pengayoman. Terutama, pendidikan keagamaan.

“Atas hal itu, organisasi kami bersama kiai di Desa Ambunten Tengah itu komitmen akan bangun asrama,”tutur aktivis ormas Pemuda Pancasila (PP) ini.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Gelar Diskusi Soal Pendidikan

Masih menurut pria yang dipanggil Heri Gondrong ini, kini tahap persiapan pembangunan.

“Untuk lahan sudah siap. Selanjutnya fokus menyiapkan material bangunan. Semoga usaha kami untuk mengumpulkan bahan-bahan bangunan segera terwujud. Mohon sambungan doanya dan dukungan semua pihak,” pungkas kata pria berdarah Bugis yang tinggal di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Sumenep ini. (To)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: