SUMENEP, LensaMadura.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar turnamen bola tangkap atau Bal Budhi untuk melestarikan olahraga tradisional dan kearifan lokal, Selasa, 22 September 2026.
Turnamen yang diikuti kader GP Ansor dari Pimpinan Ranting (PR) di masing-masing desa se-Kecamatan Lenteng tersebut berlangsung selama lima hari sejak Sabtu dan dijadwalkan memasuki babak final pada Rabu.
Ketua Panitia Ali Fikri mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian GP Ansor Lenteng terhadap keberadaan olahraga tradisional yang masih berkembang di tengah masyarakat.
“Ini merupakan bentuk untuk tetap melestarikan kearifan lokal. Pesertanya merupakan kader Ansor di tingkatan ranting,” kata Ali Fikri yang juga membidangi olahraga di PAC GP Ansor Lenteng.
Penanggung jawab kegiatan Fawaid mengatakan turnamen tersebut sekaligus menjadi sarana bagi GP Ansor untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Ini cara Ansor Lenteng untuk dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Lenteng Musyfikurrahman mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Ia menilai olahraga tradisional seperti bola tangkap perlu terus dilestarikan agar tetap dikenal dan dimainkan generasi muda.
“Kegiatan ini cukup positif karena menjaga kearifan lokal yang memang saat ini sedang ramai-ramainya di Lenteng,” katanya kepada Afsport.id.
Mantan Ketua IPNU Sumenep itu mengatakan semakin banyaknya turnamen bola tangkap atau Balbudih menjadi hal positif karena dapat mengarahkan generasi muda pada kegiatan yang sehat dan produktif.
Selain sebagai ajang olahraga, turnamen tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi kader GP Ansor dari berbagai desa di Kecamatan Lenteng. (*)


