BIP Foundation Salurkan Bantuan dan Luncurkan Program Pemberdayaan di Lapas Pamekasan

PAMEKASAN, LensaMadura.com – Bani Insan Peduli (BIP) Foundation menggelar kegiatan sosial di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, Sabtu, 20 Juni 2026.

Dalam kegiatan itu, BIP menyalurkan bantuan sosial sekaligus memperkenalkan program pemberdayaan ekonomi bagi warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung di aula lapas tersebut dihadiri ratusan warga binaan, petugas pemasyarakatan, tamu undangan, dan insan pers.

Suasana berlangsung khidmat saat Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali, menyampaikan tausiah dan motivasi kepada para peserta.

Dalam pesannya, Ali mengajak warga binaan untuk tidak terus-menerus terjebak dalam kesalahan masa lalu. Menurut dia, masa pembinaan harus menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Mengusung pesan La Tahzan Innallaha Ma’ana (Jangan Bersedih, Allah Bersama Kita), Ali menekankan pentingnya menjaga harapan dan keyakinan dalam menghadapi setiap fase kehidupan.

“Kami ingin warga binaan tetap memiliki harapan. Masa lalu tidak bisa diubah, tetapi masa depan masih bisa diperjuangkan,” ujar Ali.

Ia menegaskan, BIP Foundation akan terus bergerak menjalankan aksi kemanusiaan selama masih ada ruang untuk berbuat baik.

“Selama masih ada ruang untuk fastabiqul khairat, insyaallah BIP akan selalu hadir untuk membantu siapa pun dan dalam kondisi apa pun,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, BIP Foundation bersama pihak Lapas Kelas IIA Pamekasan menyalurkan berbagai bantuan yang nilainya diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Bantuan itu meliputi ribuan mushaf Al-Qur’an, santunan bagi warga binaan, 700 unit kasur, serta bantuan tunai sebesar Rp500 ribu yang dibagikan kepada penghuni lapas.

Selain bantuan sosial, BIP juga memperkenalkan Program BIP Farm, yakni program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan terpadu yang akan dikembangkan di lingkungan lapas.

Program tersebut mencakup budidaya ayam petelur hingga 10 ribu ekor, pelatihan kewirausahaan, serta pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan. Melalui program ini, BIP berharap para warga binaan memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Ali mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana introspeksi sekaligus membuka jalan bagi warga binaan untuk memulai kehidupan baru.

“Kami berharap mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan produktif,” ujarnya.

Sejak berdiri pada 2023, BIP Foundation aktif menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan, mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, bantuan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. (*)