CIREBON, LensaMadura.com – Perjalanan sosial Bani Insan Peduli (BIP) Tour berlanjut ke Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Dalam agenda tersebut, Bani Insan Peduli (BIP) meresmikan Istana Tahfidz Alquran MBS (Mabna Bani Syabibi) sebagai pusat pembinaan penghafal Alquran bagi anak yatim, dhuafa, dan fuqoro’, Rabu, 20 Mei 2026.
Peresmian dilakukan Founder BIP, Ali Zainal Abidin, di lingkungan Institut Agama Islam (IAI) Tihamah, Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah.
Dalam sambutannya, Ali mengatakan aktivitas sosial yang dijalankan BIP selama ini dilandasi semangat pengabdian dan harapan memperoleh ridha Allah SWT.
“Tidak ada tujuan lain selain ingin masuk surga bersama Nabi Muhammad SAW,” ujarnya di hadapan jamaah dikutip LensaMadura.com pada Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengabdikan diri membantu anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat kurang mampu selama masih diberikan kesehatan.
“Saya selalu menyampaikan kepada relawan BIP, selama masih sehat saya ingin mewakafkan hidup untuk yatim, dhuafa, dan fuqoro’,” katanya.
Suasana acara sempat berlangsung haru ketika Ali menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan di depan jamaah dan relawan yang hadir.
Di hadapan peserta, ia menjelaskan pembangunan Istana Tahfidz Alquran merupakan bagian dari amal jariyah yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi umat.
Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW tentang amalan yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah meninggal dunia.
“Ketika anak Adam meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan kedua orang tuanya,” tuturnya.
Menurut dia, keberadaan Istana Tahfidz Alquran MBS diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi penghafal Alquran sekaligus ruang pembinaan bagi anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
Ali juga mengajak seluruh jamaah untuk terus mendoakan kedua orang tua dan menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi sesama.
“Mudah-mudahan kita semua termasuk anak saleh yang selalu mendoakan kedua orang tua,” ujarnya yang diamini para jamaah.
Peresmian Istana Tahfidz tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial BIP Foundation di berbagai daerah. Sebelumnya, BIP Tour juga menggelar aksi kemanusiaan di Lamongan dan Malang.
Di Lamongan, BIP Foundation menyalurkan bantuan sosial untuk pembangunan masjid, bantuan yayasan sosial, ambulans, hingga bantuan bagi pasien ODGJ. Sementara di Malang, BIP mengunjungi Yayasan Griya Lansia dan memberikan bantuan sosial bagi para lanjut usia. (*)






