Selama Mudik, Kemenhub Bakal Tambah Trayek Kapal Untuk Kepulauan Sumenep

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi (kiri) didampingi Kepala KUPP Sapeken Edi Kuswanto (kanan) saat meninjau pelabuhan Kalianget Sumenep Rabu 20 April 2022. (Foto: KUPP Sapeken For LensaMadura.Com)

SUMENEP, Lensa Madura – Momen mudik lebaran 1433 H/ 2022 ini, Kementerian Perhuhungan (Kemenhub) RI bakal menambah armada kapal laut untuk melayani masyarakat kepulaun Sumenep.

Hal itu ditegaskan Edi Kuswanto Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sapeken Sumenep kepada LensaMadura.Com Kamis, 21 April 2022.

Hal itu, lanjut Edi Kuswanto, sesuai arahan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi saat pemantauan angkutan lebaran 1443 H/2022 M di pelabuhan Kalianget Rabu 20 April 2022.

Baca Juga :  Demi Semangat Baru, SDN Pancor II Gayam Gelar Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah

Kepada dirinya, Menhub RI menyarankan KUPP Sapeken mengajukan permohonan armada dan frekuensi kunjungan kapal angkutan laut selama momen mudik.

“Pak Menhub ke Sumenep untuk menyambut kunjungan kerja Presiden RI. Dengan kami Pak Menhub sempat rapat di Sumenep membahas persiapan mudik lebaran,” peper Edi.

Khusus untuk kepulauan, armada kapal selain yang melayani setiap hari seperti kapal cepat Express bahari, dalam waktu dekat bakal ditambah.

Armada yang sudah beroperasi, kata Edi adalah KMP. MUNGGIYANGO HULALO. Melayani trayek Kalianget-Kangean dengan frekuensinya kunjungan akan ditambah.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Apresiasi Suksesnya Vaksinasi Desa Tambaagung Barat

Agar kapal tersebut frekuensi kunjungannya menjadi tiga kali sampai empat kali dalam seminggu. Targetnya tidak ada masyarakat terlantar selama mudik lebaran.

Selain itu, trayek Sapeken-Tanjung Wangi Banyuwangi Pulang Pergi (PP) penambahan armada dan frekuensi kapal perintis untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dari dan menuju pulau Bali.

Sedangkan trayek Kalianget-Masalembu penambahan armada kapal frekuensi kunjungan kapal perintis.

Kepala KUPP Sapeken ini berkomitmen, pelayanan kepada masyarakat kepulauan semakin bagus. Mereka harus terfasilitasi secara transportasi.

Baca Juga :  Polemik Penyekatan Suramadu, LaNyalla Minta Pemda Pakai Pendekatan Persuasi

Masih menurut Edi, kapal Keperintisan yang beroperasi di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) dan yang stanbay di Surabaya sewaktu-waktu siap digerakkan ke Kepulauan Madura bila terjadi lonjakan penumpang.

Untuk Pelayaran Jangkar – Sapudi-Raas Plt Dirjen Perhubungan Laut Capt Mugen S Sartoto memerintahkan Kapal Negara Grantin PLP Tanjungperak dan Kapal Negara Navigasi untuk stanbay di Pelabuhan Jangkar Situbondo guna mengantisipasi perantau yang berdomisili diwilayah Situbondo dan sekitarnya (Yan)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: