SUMENEP, LensaMadura.com – Upaya inovasi pelayanan RSUD dr H Moh Anwar Sumenep terus digalakkan.
Terbaru, rumah sakit milik daerah tersebut menyediakan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik.
Layanan ini menyasar pasien dengan gangguan komunikasi, bicara, bahasa, hingga kesulitan menelan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati, berujar upaya tersebut dilakukan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini terbatas dalam mengakses penanganan profesional di bidang terapi wicara.
“Pengembangan ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, terutama pada gangguan komunikasi yang kerap luput dari perhatian,” ujarnya, Sabtu, 18 April 2026.
Di sisi, terapi wicara menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pelayanan rumah sakit secara menyeluruh.
Dalam penerapannya, setiap penanganan dirancang lebih terukur, sehingga hasil terapi diharapkan lebih optimal dan berkelanjutan.
Menurut Erliyati, gangguan bicara dan komunikasi bukan persoalan ringan. Jika tidak ditangani sejak dini, kondisi tersebut dapat berdampak pada perkembangan sosial, pendidikan, hingga kepercayaan diri pasien.
Sebab itu, Erliyati mendorong masyarakat agar segera melakukan pemeriksaan apabila menemukan gejala gangguan komunikasi, khususnya pada anak.
“Penanganan yang cepat akan sangat menentukan tingkat keberhasilan terapi. Jangan menunggu hingga kondisinya semakin kompleks,” tegasnya. (*)
