Realisasi BLT-DD, Kades Soehara: Gunakan Bantuan Sebaik-Baiknya

Kades Soehara (mengenakan songkok hitam) saat mendampingi salah satu penerima KPM di halaman Balai Desa Karang Tengah, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep/Foto: Masudi for Lensa Madura.

SUMENEP, Lensa Madura – Pemerintah Desa (Pemdes) Karang Tengah, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap pertama antara bulan Januari-Maret 2022 dengan total Rp. 900.000 kepada 96 penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan itu bertempat di halaman Balai desa setempat, Rabu, 16 Maret 2022.

Dalam sambutannya Kepala Desa Karang Tengah Soehara mengharapkan agar dana Bantuan BLT-DD digunakan sebaik-baiknya oleh para KPM.

Baca Juga :  Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam

“Saya mengharap ke bapak dan ibu. Dana bantuan ini agar di pergunakan Sebaik-baiknya. Semoga bantuan ini bisa meringankan Kebutuhan bapak-ibu dalam masa Covid,” ujarnya.

Soehara juga menjelaskan BLT-DD 2022 merupakan program lanjutan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“BLT-DD ini merupakan program lanjutan dari pemerintah melalui keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Nomer 50 tahun 2020,” terangnya.

Selain itu, kata Soehara, Pemdes Karang Tengah juga mendukung pemerintah perihal program vaksinasi nasional supaya masa Covid cepat berakhir.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Sungai di Prenduan Jadi Tempat Pembuangan Sampah, DLH Sumenep Merespons Begini

“Maka dari itu bapak-ibu yang belum vaksin segera Vaksin. Supaya Covid-19 ini cepat berakhir,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Gayam Nanang Aris Susanto turut menjelaskan bahwa bantuan BLT-DD ini diambil dari Dana Desa.

“Kita ketahui bersama anggaran dana Desa 40% dialokasikan ke BLT-DD,” kata Nanang sapaan akrab Nanang Aris Susanto.

Baca Juga :  Gelar Sekolah Gerakan, Fakta Foundation Gandeng Lakspesdam PCNU Sumenep Wujudkan SDM Andal

Nanang juga meminta maaf, jika ada pembangunan infrastruktur yang belum terlaksana karena sebagian anggaran sudah dialokasikan untuk BLT-DD.

“Sehingga ada titik-titik pembangunan jauh-jauh hari sudah direncanakan belum terlaksana, karena yang kita laksanakan sesuai skala prioritas,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Nanang mengharap masa Covid cepat berakhir supaya aktivitas masyarakat kembali normal seperti biasa.

“Semoga Covid ini segera cepat selesai. Dan kehidupan kembali normal,” tutupnya. (Udi)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: