SUMENEP, LensaMadura.com – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Cabang Sumenep menggelar KOPRIFEST di Auditorium STITA Sumenep, Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan serta meningkatkan kapasitas intelektual dan daya saing kader. Juga sebagai ruang ekspresi sekaligus konsolidasi gerakan kader perempuan.
Sekretaris Umum KOPRI Cabang Sumenep, Rahamyanti, yang mewakili ketua cabang, menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai pijakan gerakan nyata di tengah masyarakat.
“Momentum KOPRIFEST ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat barisan. Diskusi dan kegiatan hari ini harus menjadi bekal untuk turun ke masyarakat, melakukan pendampingan, dan edukasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kader KOPRI memiliki tanggung jawab moral dan intelektual yang tidak ringan. Selain aktif dalam organisasi, kader dituntut memiliki kepekaan kritis terhadap berbagai kebijakan yang berdampak pada perempuan.
“Kader KOPRI harus mampu bersikap kritis terhadap regulasi yang berpotensi meminggirkan hak-hak perempuan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua II PC PMII Sumenep, Ahyatul Karim, yang hadir mewakili ketua cabang. Ia mendorong KOPRI untuk mengambil peran strategis sebagai motor penggerak gerakan perempuan di daerah.
Menurutnya, penguatan kapasitas individu menjadi kunci agar kader mampu bersaing dan berkontribusi secara nyata.
“KOPRI harus menjadi garda terdepan gerakan keperempuanan. Setiap kader juga harus memiliki kemampuan personal yang kuat serta wawasan yang luas,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia KOPRIFEST menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari inisiatif aliansi ketua KOPRI se-Sumenep sebagai bentuk respon atas kebutuhan ruang kreativitas kader.
Ia menegaskan bahwa KOPRIFEST menjadi bukti bahwa kader KOPRI memiliki potensi besar yang perlu difasilitasi secara terbuka.
“Ini adalah ruang bagi seluruh kader untuk mengekspresikan kreativitasnya. KOPRI harus mampu menjadi wadah yang benar-benar hidup dan terbuka bagi seluruh kader,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya KOPRIFEST, diharapkan KOPRI Sumenep semakin solid secara internal, sekaligus mampu menghadirkan gerakan advokasi yang progresif, responsif, dan berpihak pada kepentingan perempuan di berbagai sektor. (*)
