Berita

Ketua Gapoktan Gadu Timur Kecewa Kapolres Sumenep Tunda Panen Raya Jagung

SUMENEP, LensaMadura.com – Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Sumenep, Munhari, mengaku kecewa atas batalnya kehadiran Kapolres Sumenep dalam acara Panen Raya Nasional Swasembada Jagung di bawah naungan Polri. Kegiatan tersebut sedianya digelar pada Selasa, 10 Februari 2026.

Munhari mengatakan, pada Senin, 9 Februari 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, Kapolres Sumenep mengutus dua personel untuk melakukan survei lokasi panen. Dalam kunjungan tersebut, petugas sempat meminta panitia menyiapkan area parkir serta menyampaikan rencana pengiriman banner acara setelah waktu Asar.

Munhari menyebut pihaknya menyambut baik rencana pelaksanaan panen raya tersebut. Ia bersama anggota Gapoktan Gadu Timur telah menyiapkan berbagai kebutuhan guna mendukung kelancaran kegiatan sebagai bagian dari upaya menyukseskan program swasembada pangan nasional, khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Kami siap dan bersemangat karena panen raya ini akan dilaksanakan di Desa Gadu Timur,” kata Munhari.

Namun, menurut dia, semangat tersebut berubah menjadi kekecewaan setelah sekitar pukul 13.00 WIB dirinya menerima informasi dari pihak Polres Sumenep bahwa Kapolres tidak dapat hadir. Alasan yang disampaikan, kata Munhari, karena lokasi kegiatan dinilai terlalu masuk ke pelosok.

“Kekecewaan kami bukan semata karena acara ini digagalkan, tetapi karena pembatalannya dilakukan secara mendadak, sementara seluruh akomodasi sudah kami siapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, para petani telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan panen raya tersebut. “Teman-teman petani sudah sibuk mempersiapkan acara panen raya ini, tetapi justru dibatalkan dengan alasan lokasi terlalu pelosok,” kata Munhari.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, membenarkan adanya penundaan kegiatan panen raya tersebut. Ia mengatakan penjadwalan ulang dilakukan karena adanya agenda lain di lingkungan Polres Sumenep.

“Rencana kegiatan panen raya pada 10 Februari 2026 ditunda karena ada kegiatan TMMD. Kegiatan tersebut dijadwalkan ulang pada hari Kamis mendatang,” kata Widiarti saat dikonfirmasi. (*)

Related Articles

Back to top button