SUMENEP, LensaMadura.com – Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Bluto, menetapkan Moh. Ainul Yakin sebagai Ketua PC IPNU Sumenep periode 2026–2028.
Ia terpilih secara aklamasi dalam forum yang berlangsung pada Minggu, 12 April 1026 dengan dukungan penuh dari peserta konferensi.
Ainul Yakin dikenal sebagai kader yang tumbuh dari proses kaderisasi di tubuh IPNU. Ia memulai perjalanan organisasinya dari tingkat paling dasar hingga dipercaya memegang posisi strategis di tingkat cabang.
Rekam jejak tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama kader dalam memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Sumenep.
Secara pribadi, Ainul Yakin merupakan kelahiran Sumenep, 11 November 2002, dan berasal dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Ia menempuh pendidikan dasar di SDN Karduluk IV, kemudian melanjutkan ke MTs Annajah I dan MA Annajah I Karduluk. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa Universitas PGRI Sumenep.
Dalam perjalanan organisasinya, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris PK IPNU Annajah Karduluk pada 2017, kemudian Sekretaris PR IPNU Karduluk pada 2018.
Kariernya berlanjut sebagai Sekretaris PAC IPNU Pragaan periode 2020–2022, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua PAC IPNU Pragaan pada periode 2022–2024.
Di tingkat cabang, ia menjabat sebagai Sekretaris PC IPNU Sumenep periode 2024–2026. Selain itu, ia juga tercatat sebagai pengurus PW IPNU Jawa Timur periode 2024–2027.
Penguatan kapasitas kader juga ditempuh melalui berbagai jenjang pelatihan, mulai dari Makesta (2018), Lakmud (2019), Latin PC IPNU Sumenep (2022), Lakut di Lamongan (2025), hingga Diklatnas DKN CBP IPNU pada tahun yang sama.
Dalam sambutan perdananya, Ainul Yakin mengajak seluruh kader untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat organisasi ke depan.
“Ke depan, mari bersama-sama membangun IPNU Sumenep yang lebih baik,” ujarnya.
Konfercab tersebut ditutup dengan harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat kaderisasi serta meningkatkan soliditas organisasi di masa mendatang. (*)






