Menkop Apresiasi Pembangunan Koperasi Merah Putih di Pamekasan
PAMEKASAN, LensaMadura.com – Menteri Koperasi (Menkop) Republik Indonesia, Ferry Juliantono, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pamekasan dinilai menjadi salah satu daerah yang bergerak cepat dalam merealisasikan program tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Ferry saat berkunjung ke Pendopo Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Sabtu malam, 21 Februari 2026.
Menurut Ferry, pembangunan fisik KDKMP secara nasional, termasuk gudang dan fasilitas penunjang, telah terealisasi di sekitar 30 ribu titik. Menkop menilai Pamekasan masuk kategori daerah yang sigap dalam menjalankan program prioritas tersebut.
“Saya melihat Pamekasan termasuk daerah yang cepat dan responsif dalam melaksanakan program KDKMP,” kata Ferry.
Ferry menargetkan seluruh pembangunan fisik KDKMP rampung pada Juni 2026. Setelah itu, koperasi akan memasuki tahap pengembangan usaha pada akhir tahun. Ia menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.
“Koperasi harus dikelola secara profesional supaya memberikan keuntungan dan manfaat nyata bagi anggota,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan, hingga saat ini terdapat sembilan gedung KDKMP yang telah selesai dibangun di wilayahnya. Lima gedung lainnya ditargetkan rampung pada Maret 2026.
“Pembangunan KDKMP di sembilan desa sudah selesai 100 persen. Insyaallah bulan depan atau paling lambat April akan ada tambahan lima gedung yang rampung,” ujarnya.
Kiai Kholil menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah berkoordinasi dengan Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur agar pelaksanaan Hari Koperasi Jawa Timur 2026 dapat digelar di Pamekasan. Untuk itu, pihaknya meminta dukungan dari Dinas Koperasi Jawa Timur dan Kementerian Koperasi.
Kholilurrahman berharap keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan dapat berjalan optimal sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (*)



