Nasional

Kementerian ESDM-SKK Migas Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

JAKARTA, LensaMadura.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan respons cepat pemerintah dan industri hulu migas untuk meringankan beban masyarakat pascabencana. Bantuan disalurkan setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta posko penanganan darurat di masing-masing wilayah terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi logistik kebutuhan dasar dan sarana pendukung penanganan bencana, antara lain genset, paket sembako dan makanan siap saji, air mineral dan perlengkapan sanitasi, selimut, tenda keluarga, matras, perlengkapan bayi, obat-obatan dan perlengkapan kesehatan, peralatan kebersihan untuk pemulihan pascabencana, serta dukungan logistik lain sesuai kebutuhan di lapangan.

Bantuan kemanusiaan tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung bersama Kepala SKK Migas melalui armada kargo udara di Bandara Soekarno-Hatta, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang sulit diakses akibat terputusnya jalur transportasi.

“Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian Kementerian ESDM bersama SKK Migas serta KKKS terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan negara hadir membantu warga terdampak sekaligus mendukung percepatan penanganan darurat dan pemulihan di lapangan,” ujar Yuliot, Rabu, 10 Desember 2025.

Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya bersifat material, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan komitmen jangka panjang sektor energi dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Sementara itu, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan pihaknya telah mengoordinasikan partisipasi sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumatera Bagian Utara untuk menyediakan bantuan sesuai kebutuhan terkini di posko pengungsian dan lokasi terdampak.

“Penyaluran bantuan secara kontinyu kami lakukan. Hari ini terkirim bantuan seberat 12 ton 146 kilogram yang terdiri dari tenda besar, genset, dan jet cleaner. Bantuan tersebut dikirim melalui pesawat kargo menuju lokasi terdampak,” kata Djoko Siswanto. (*)

Related Articles

Back to top button