Berita

Tampilkan Ornamen Labang Mesem, Bappeda dan BKPSDM Sumenep Raih Stan Terbaik di Madura Night Vaganza

SUMENEP, LensaMadura.com – Stan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep dalam acara Madura Night Vaganza 2025 menuai hasil membanggakan.

Dalam ajang itu, stan kolaborasi dua OPD itu meraih penghargaan sebagai salah satu stan terbaik dalam gelaran Madura Night Vaganza di stadion Gor A Yani, Rabu malam, 3 September 2025.

Ornamen utama yang ditampilkan menghadirkan miniatur Labang Mesem. Gerbang ikonik peninggalan keraton Sumenep yang dahulu menjadi pintu masuk pusat pemerintahan.

Kata “mesem” berarti senyum, mencerminkan keramahtamahan dan kebijaksanaan para pemimpin Sumenep dalam menyambut rakyat maupun tamu dari luar.

“Dengan mengambil bentuk Labang Mesem, kami menegaskan sikap sebagai abdi negara yang siap melayani masyarakat dengan penuh senyum, sopan santun, dan dedikasi,” kata Kepala Bappeda dan BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, dalam keterangannya, Rabu, 4 September 2025.

Selain Labang Mesem, pintu masuk stan juga dihiasi ornamen alun-alun taman bunga. Simbol itu menggambarkan ruang publik yang terbuka bagi semua elemen masyarakat, selaras dengan sejarah alun-alun Sumenep sebagai pusat interaksi sosial, budaya, dan pemerintahan.

“Stan ini kami hadirkan sebagai ruang bersama untuk berinteraksi, berdiskusi, dan merayakan kebersamaan,” ujar pejabat yang akrab disapa Arit itu.

Filosofi pewarnaan pun tak luput mendapat perhatian. Warna merah dipilih sebagai lambang keberanian dan tanggung jawab, sementara hijau merepresentasikan harapan, keseimbangan, serta kehidupan damai yang religius.

Perpaduan keduanya, kata Arif, menggambarkan semangat membangun Sumenep dengan langkah berani tanpa meninggalkan harmoni sosial dan spiritual.

Arif berujar, penggabungan dua organisasi perangkat daerah (OPD) dalam satu juga membawa pesan tersendiri.

Kolaborasi itu diibaratkan sebagai sinergi antara visi pembangunan dan kualitas sumber daya manusia.

“Sebagaimana para raja dan pemimpin Sumenep dahulu menata pemerintahan dengan visi jauh ke depan dan bijak dalam mengelola aparaturnya, demikian pula kami berkomitmen mewujudkan Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” kata Arif. (*)

Related Articles

Back to top button