Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika Nasional|30 Juli 2026oleh Lensa Madura SURABAYA, LensaMadura.com – Sinergi Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, Bea
GP Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Berita|2 Juli 2026oleh Lensa Madura SURABAYA, LensaMadura.com – Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, mengapresiasi
Said Abdullah Minta Pemerintah Terapkan Cukai Afirmatif bagi Industri Rokok Kecil Berita|22 Juni 202622 Juni 2026oleh Lensa Madura SUMENEP, LensaMadura.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendorong
Peredaran Rokok Ilegal Makin Menggurita, RMI Datangi DPRD Sumenep Berita|20 April 2026oleh Lensa Madura SUMENEP, LensaMadura.com – Isu peredaran rokok ilegal di Madura, termasuk di Sumenep,
Pengusaha Rokok Madura Satu Suara Dukung Usulan Tarif Cukai Murah Berita|26 Februari 202626 Februari 2026oleh Lensa Madura PAMEKASAN, LensaMadura.com – Usulan tarif cukai murah yang disampaikan pemilik PR Cahaya
11 Pabrik Rokok di Sumenep Kantongi Izin Bea Cukai, Apa Implikasinya? Berita|9 September 20259 September 2025oleh Lensa Madura SIDOARJO, LensaMadura.com – Sebanyak 11 pabrik rokok di Kabupaten Sumenep, Madura, resmi
Rokok Ilegal Asal Batam Merek San Marino dan Manchester Menjamur di Madura Berita|12 Agustus 202512 Agustus 2025oleh Lensa Madura PAMEKASAN, LensaMadura.com – Peredaran rokok tanpa pita cukai makin meresahkan. Sejumlah merek
Rokok Ilegal Marak, LaNyalla Dukung Penerbitan Cukai Golongan III untuk SKM Nasional|1 Juli 2025oleh Lensa Madura SURABAYA, LensaMadura.com – Gagasan Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) tentang
Bea Cukai Madura Ibarat Can-macanan Kaddu’, Buas Tak Bertaring Opini|23 Juni 202523 Juni 2025oleh Lensa Madura oleh: Samauddin alias Udiens Nyelonong, jurnalis Memo Online. Di tengah polemik maraknya
Sumber Kekayaan Pengusaha Rokok YD Jadi Sorotan, Alarm Minta KPK Lakukan Audit Berita, Discover|23 Juni 2025oleh Lensa Madura SUMENEP, LensaMadura.com – Pengusaha rokok di Sumenep inisial YD kembali menjadi perbincangan