SUMENEP, LensaMadura.com – Meysa Sri Anggraini Putri, siswi kelas IX SMP Negeri 1 Batuputih, menambah daftar prestasinya di bidang atletik. Ia meraih Juara 3 Putri Trilomba dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional di Stadion Rawamangun, Jakarta, 19-21 Agustus 2026.
Meysa sebelumnya berhasil melewati kompetisi di tingkat daerah hingga dipercaya mewakili Jawa Timur dalam ajang olahraga pelajar tingkat nasional tersebut.
Prestasi itu melengkapi koleksi penghargaan yang telah diraih Meysa. Hingga kini, ia tercatat mengantongi 16 penghargaan di bidang atletik, terdiri atas tujuh medali emas, tiga medali perak, lima medali perunggu, dan satu medali akrilik.
Penghargaan terakhir berupa medali akrilik menjadi capaian pertamanya saat mengikuti lomba Agustusan di tingkat sekolah dasar.
Prestasi Meysa mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumenep.
Ketua DPC PPP Sumenep, M Syukri, S.H., bersama jajaran mendatangi kediaman Meysa di Kecamatan Batuputih pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap pelajar Sumenep yang mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.
“Kami datang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih Meysa. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan juga Kabupaten Sumenep. Kami berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus ditingkatkan melalui pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan,” ujar Syukri.
Menurut Syukri, keberhasilan Meysa memperlihatkan bahwa daerah memiliki potensi atlet muda yang cukup besar. Potensi tersebut membutuhkan ruang pengembangan serta pembinaan yang berkesinambungan.
“Anak-anak seperti Meysa ini harus mendapatkan perhatian dan ruang untuk berkembang. Pemerintah, sekolah, masyarakat, termasuk organisasi politik, tentu memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memberikan dukungan. Jangan sampai ada anak berprestasi yang terkendala karena keterbatasan pembinaan maupun fasilitas,” katanya.
Ia berharap prestasi Meysa dapat menjadi pemicu bagi pelajar lain untuk mengembangkan kemampuan masing-masing. Menurut dia, dukungan dan pembinaan yang tepat dapat membuka peluang bagi atlet muda Sumenep untuk bersaing lebih tinggi.
“Kami berharap prestasi Meysa bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Sumenep lainnya. Kalau diberikan kesempatan, pembinaan yang tepat, dan dukungan yang cukup, saya yakin banyak potensi atlet muda Sumenep yang mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Syukri.
DPC PPP Sumenep juga menilai pembinaan atlet pelajar perlu dilakukan secara konsisten. Pembinaan yang berkelanjutan dinilai penting agar prestasi olahraga di Sumenep tidak hanya muncul sesekali, tetapi menjadi hasil dari proses yang terarah.
Capaian Meysa sekaligus menunjukkan bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Keterlibatan keluarga, sekolah, pemerintah, masyarakat, dan pihak lain dinilai penting untuk menjaga serta mengembangkan potensi atlet muda tersebut. (*)


