BeritaDiscover

Respons H Mukmin soal Imbauan Pengurangan Tanam Tembakau Tahun 2025

SUMENEP, LensaMadura.com – Pengusaha rokok lokal asal Ganding, Sumenep, H. Mukmin memberikan respons terkait adanya isu pengurangan jumlah penanaman tembakau pada tahun 2025 yang beredar di platform media sosial.

Dalam video yang diterima LensaMadura.com, H. Mukmin menyatakan bahwa petani tembakau, khususnya yang berada di daerah pegunungan, tidak perlu khawatir untuk tetap menanam tembakau dalam jumlah besar.

“Kalau menurut saya pribadi, petani tembakau tahun ini tetap saja (harus) menanam yang banyak, terutama daerah pegunungan, karena daerah tersebut dibutuhkan oleh semua pabrik,” kata H. Mukmin dikutip pada Jumat, 30 Mei 2025.

Namun demikian, owner PR Bahagia itu mengingatkan agar petani di daerah dataran rendah seperti area persawahan agar mempertimbangkan untuk tidak menanam terlalu banyak tembakau.

“Kalau daerah pegunungan, meski tidak mengurangi volume tidak apa-apa, bahkan menambah pun tidak masalah,” tambahnya.

Ia pun mengajak para petani tembakau, khususnya di Kabupaten Sumenep, untuk tetap semangat dan mulai menanam seiring memasuki akhir bulan Mei.

“Kaula neka bekronna reng tani, manabi kaula paggun namen bannya’. Oreng tani ta’ enneng tako’, mangken pon baktona namen. Mangken pon bulan lema’ pertengahan ka akher. Daddi mon daerah otaba talon se bak tenggi se lakar kurang air, ampon baktona namem manabi lahanna ampon siap,” tutupnya.

Sebelumnya, kabar pengurangan tanam tembakau sempat viral di sejumlah media sosial.

Itu terjadi setelah CEO PT Bawang Mas Grup, Khairul Umam atau H. Her, mengimbau petani di Madura untuk mengurangi penanaman tembakau pada tahun ini.

“Untuk petani tembakau khususnya di Madura, untuk tidak menanam tembakau terlalu banyak. Karena stok tembakau di pabrik sisa tahun lalu masih penuh. Misal kemarin petani menanam 1.000 pohon tembakau, ya sekarang mungkin bisa 500. Supaya tidak rugi dan harga tetap stabil,” kata H. Her belum lama ini. (mr)

Related Articles

Back to top button