Operasional Dermaga Jamrud Selatan Kembali Normal Pascainsiden Kapal Pacific 88

SURABAYA, LensaMadura.com – Kegiatan operasional pascainsiden kapal Pacific 88 di Dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kembali berjalan normal dan kondusif pada Selasa, 3 Februari 2026.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak saat ini terus berkoordinasi untuk menyusun skema operasional dan pengaturan sandar kapal di Dermaga Jamrud Selatan agar pelayanan kepada pengguna jasa tetap optimal.
Branch Manager Terminal Jamrud Nilam Mirah PT Pelindo Multi Terminal Muh Junaedhy mengatakan bahwa setelah proses evakuasi korban bersama Basarnas dan Ditpolairud, Pelindo memfokuskan penanganan pada evakuasi petikemas serta pemulihan kondisi operasional dermaga.
“Tim operasional juga melakukan pembersihan barang-barang yang tercecer di area dermaga sebagai bagian dari upaya pemulihan dan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di wilayah pelabuhan,” kata Junaedhy.
Selain itu, Pelindo mengerahkan peralatan pencarian berupa scan sonar untuk memastikan tidak ada petikemas yang tertinggal di perairan dan berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran, mengingat kegiatan kepelabuhanan di lokasi tersebut telah berangsur normal.
“Saat ini kegiatan operasional di Dermaga Jamrud Selatan telah berjalan lancar dan kondusif serta terus dipantau secara intensif guna memastikan operasional pelabuhan tetap aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.
Senada dengan Pelindo, KSOP Tanjung Perak memastikan bahwa proses evakuasi dan penanganan pascainsiden kapal Pacific 88 telah dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta mengedepankan aspek keselamatan dan kelancaran operasional pelabuhan.
Pelaksana Harian KSOP Tanjung Perak Arizal Hendriawan menyampaikan bahwa pihaknya turut mengawal seluruh proses penanganan insiden sesuai dengan ketentuan keselamatan pelayaran yang berlaku.
“KSOP bersama Pelindo dan unsur terkait memastikan seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengamanan area, evakuasi objek di perairan, hingga normalisasi alur pelayaran,” kata Arizal.
Sementara itu, Pelindo menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban insiden tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, Pelindo juga memberikan santunan kepada keluarga korban serta berkomitmen menjamin pemenuhan hak-hak korban sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pelindo menambahkan bahwa insiden kapal Pacific 88 saat ini masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang dan instansi terkait. (*)



