MWCNU dan Puskesmas Gayam Gelar Khitanan Massal untuk 100 Anak

SUMENEP, LensaMadura.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gayam, Kabupaten Sumenep, kembali menggelar khitanan massal bekerja sama dengan Puskesmas Gayam.

Sebanyak 100 anak mengikuti kegiatan yang berlangsung di Kantor MWC NU Pancor, Kamis, 25 Juni 2026.

Program tersebut menjadi kali kedua dilaksanakan setelah kegiatan serupa digelar pada 2025. Khitanan massal itu ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan secara gratis sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Pelaksanaan khitanan ditangani langsung oleh tim medis Puskesmas Gayam. Selain tindakan khitan, tenaga kesehatan juga memberikan pemeriksaan awal serta edukasi mengenai perawatan pasca-khitan kepada peserta dan orang tua.

Kepala Puskesmas Gayam, Encung Haryono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Khitanan massal ini bukan hanya pelayanan kesehatan semata, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat,” kata Encung.

Menurut dia, kolaborasi antara fasilitas kesehatan dan organisasi kemasyarakatan penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Gayam, Syamsul Ma’arif, mengapresiasi dukungan Puskesmas Gayam yang kembali terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, untuk kedua kalinya MWC NU Pancor dapat menyelenggarakan khitanan massal bersama Puskesmas Gayam. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Puskesmas Gayam yang telah memberikan dukungan tenaga medis dan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Menurut Syamsul, khitanan massal akan terus menjadi salah satu program sosial yang dijalankan MWC NU Pancor sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Tingginya partisipasi warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan terjangkau. Selain membantu keluarga peserta, program itu juga memberikan jaminan pelayanan yang aman karena ditangani oleh tenaga kesehatan profesional. (*)