Laksanakan PKD, PAC GP Ansor Batuputih Cetak Militansi Kader

SUMENEP, Lensa Madura – Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Batuputih bertempat di MI Miftahul Huda Gedang-Gedang, Batuputih Sumenep. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 29-30 Januari 2022.

Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran Pengurus Pengurus Cabang (PC ) GP Ansor Sumenep, Forpimka Batuputih, MWC NU Batuputih dan tokoh masyarakat di desa setempat.

Pelaksanaan PKD kali ini mengangkat tema “Lahirnya Militansi Kader Menuju An-Nahdlah Ats-Tsaniyah”.

Baca Juga :  Pelatih Mega Remmeng Protes Penentuan Juara Lomba Musik Daul CV Jawara Internasional: Ada Kejanggalan

Dalam kegiatan itu, peserta terdiri dari beberapa rantig GP Ansor se-Kecamatan Batuputih yang mengirimkan pesertanya. Terdapat 47 peserta.

Ketua PC GP Ansor Sumenep Qumri Rahman berpesan agar seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik, ikuti instruksi dan selama kegiatan tetap diberikan kesehatan.

“Harapan kami dari PC agar tunas muda Ansor Batuputih makin banyak bermunculan dan menjadi penjaga ajaran Ahlussunnah wal jama’ah” kata Qumri Rahman dalam sambutannya. Sabtu 29 Januari 2022.

Baca Juga :  Gempar Sorot Kinerja Dinas Perikanan Sumenep

Dia berharap melalui tahapan kegiatan kaderisasi PKD, nantinya bisa memajukan organisasi berlambang warna hijau itu.

“Mulai dari ranting menuju Ansor NU yang lebih maju,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PAC Ansor Batuputih Moh. Hendiyono menyampaikan, seluruh peserta sebagai wakil dari ranting masing-masing desa dapat menjadi muharrik agar kegiatan ke-NU-an dapat diterapkan dengan baik.

Baca Juga :  Kodim 0826 Pamekasan Perbaiki Musalla dan Rutilahu Dalam Rangka Program Karya Bhakti TNI Satkowil semester I TA 2021

“Serta dapat menjaga moral anak muda terutama dari ideologi yang tidak berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah annahdhiyah,” kata Hendi dalam sambutannya.

Hendi menambahkan, kader Ansor harus memiliki mental yang kuat dan tidak boleh lemah. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan ke-NU-an, agama dan negara.

“Kita wajib ambil peran dalam menyambut NU yang ke 100, dan ini harus dimulai dari sekarang,” pungkasnya. (Rifqi)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: