KNPI Sumenep Gelar Silaturahim dan Buka Puasa Bersama, Bupati Dorong Peran Aktif Pemuda
SUMENEP, LensaMadura.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran pengurus dan anggota KNPI, sejumlah pejabat daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta insan pers.
Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, mengajak seluruh anggota dan pengurus organisasi kepemudaan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
“Keberadaan KNPI yang menaungi berbagai organisasi kepemudaan merupakan bukti eksistensi pemuda di daerah. Karena itu, sinergi menjadi kunci dalam mendorong peran aktif pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak KNPI agar terus berperan aktif memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan daerah.
Menurut dia, kontribusi pemikiran dari kalangan pemuda sangat penting dalam mendukung kemajuan Kabupaten Sumenep.
Fauzi menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai masukan dari kalangan pemuda dan meminta seluruh OPD tidak menutup diri terhadap diskusi maupun gagasan yang disampaikan generasi muda.
“Dinas-dinas harus terbuka jika anak-anak muda mengajak berdiskusi atau memberikan masukan. Ide dan gagasan dari pemuda sangat penting untuk pembangunan Sumenep,” ujarnya.
Ia menilai pemuda memiliki energi, kreativitas, serta sudut pandang yang berbeda dalam melihat berbagai persoalan di masyarakat.
Karena itu, keberadaan KNPI sebagai organisasi yang menaungi berbagai elemen kepemudaan diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi generasi muda.
Fauzi juga berharap KNPI Sumenep terus membuka ruang bagi anak muda untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, maupun kritik yang membangun demi kemajuan daerah.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak, termasuk KNPI dan para pemuda di Sumenep,” katanya. (*)



