Nasional

Khofifah Tinjau Kesiapan Angkutan Lebaran di Tanjung Perak, Tekankan Mitigasi Risiko

SURABAYA, LensaMadura.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii meninjau Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Ahad, 22 Maret 2026.

Pelabuhan Tanjung Perak menjadi salah satu simpul utama mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Pemerintah menempatkan pelabuhan ini sebagai titik prioritas dalam memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan penumpang.

Khofifah mengatakan kesiapsiagaan seluruh pihak harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi.

“Momentum Lebaran ini mobilitas masyarakat meningkat signifikan, sehingga seluruh potensi risiko harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Ia menekankan kesiapsiagaan tidak cukup bersifat reaktif. Menurut dia, langkah mitigasi dan edukasi perlu diperkuat secara berkelanjutan.

“Kesiapsiagaan maksimal berarti tidak hanya siap merespons, tetapi juga mampu memitigasi risiko sejak awal melalui koordinasi yang solid dan kesiapan yang terukur,” kata Khofifah.

Dalam peninjauan itu, Khofifah juga menyoroti pentingnya edukasi kebencanaan sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah. Ia menilai pengenalan terhadap risiko bencana dapat membentuk kesadaran dan budaya siaga sejak awal.

“Kita perlu mengenalkan kebencanaan kepada anak-anak sejak dini agar awareness terbentuk kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Syafii meninjau kesiapan armada Basarnas di dermaga Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Perak. Ia memeriksa sejumlah Kapal Negara SAR yang disiagakan untuk mendukung operasi selama masa mudik dan arus balik Lebaran, antara lain KN SAR 249 Permadi, KN SAR 225 Widura, dan KN SAR 406 Srikandi.

Kepada awak kapal, Syafii menekankan pentingnya kesiapan mental dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Kesiapan mental dan profesionalisme personel menjadi kunci utama dalam pelaksanaan operasi SAR, khususnya di momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ujarnya. (*)

Related Articles

Back to top button