Berita

Call Center 112 Sumenep Tangani 1.187 Laporan Sepanjang 2025, Tuntas 100 Persen

SUMENEP, LensaMadura.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep mencatat Call Center 112 menerima sebanyak 1.187 laporan pengaduan masyarakat sepanjang tahun 2025.

Seluruh laporan tersebut berhasil ditangani dengan tingkat penyelesaian mencapai 100 persen.

Penanggung Jawab Call Center 112, Arif Santoso, mengatakan data tersebut terekam dalam sistem SiLaPoR 112 dan menunjukkan peran Call Center 112 yang semakin luas dalam merespons berbagai permasalahan masyarakat.

“Mulai tahun 2025, sesuai petunjuk dan arahan Bupati Sumenep, Call Center 112 tidak hanya menangani kedaruratan, tetapi juga melayani berbagai permasalahan masyarakat secara umum,” ujar Arif Santoso di Sumenep, Kamis, 8 Januari 2026.

Arif menjelaskan, berdasarkan rekapitulasi laporan, jenis pengaduan terbanyak masih didominasi persoalan layanan publik dan kejadian sosial di tengah masyarakat.

Gangguan penerangan jalan umum (PJU) padam menempati urutan pertama dengan 186 laporan, disusul evakuasi binatang liar atau buas sebanyak 177 laporan dan kebakaran sebanyak 91 laporan.

Selain itu, Call Center 112 juga menangani laporan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebanyak 78 laporan, kegiatan evakuasi pemadam kebakaran sebanyak 76 laporan, serta kejadian pohon tumbang sebanyak 72 laporan.

“Permintaan layanan ambulans juga cukup tinggi, baik dari Pamolokan dan Pandian masing-masing 63 laporan, Kalianget 25 laporan, serta Dungkek 13 laporan,” katanya.

Adapun laporan lain yang ditangani meliputi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sebanyak 54 laporan, evakuasi PLN 35 laporan, evakuasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 25 laporan, evakuasi BPBD 20 laporan, hingga penanganan balap liar sebanyak 15 laporan.

Dari sisi wilayah, laporan terbanyak berasal dari Kecamatan Kota Sumenep dengan total 616 laporan, diikuti Kecamatan Kalianget sebanyak 113 laporan dan Kecamatan Batuan sebanyak 82 laporan.

Arif menambahkan, kualitas pelayanan Call Center 112 Sumenep tercermin dari hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dinilai langsung oleh pelapor.

Hasil survei menunjukkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,575 dengan kategori “sangat baik”.

“Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kecepatan respons, koordinasi lintas perangkat daerah, serta kualitas pelayanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia berharap Call Center 112 Sumenep dapat terus menjadi kanal utama pengaduan masyarakat yang cepat, responsif, dan terintegrasi dalam mendukung pelayanan publik di Kabupaten Sumenep. (*)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button