Anggota DPRD Jatim Zainal Abidin Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Sumenep,LensaMadura.Com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Zainal Abidin melaksanakan serap aspirasi di Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep Madura Kamis, 4 November 2021.

Kegiatan reses III tahun 2021 yang bertempat di rumah Haris, Kades Batang-Batang Laok itu dimamfaatkan oleh politisi Partai Demokrat itu untuk menyerap keluh kesah rakyat.

Saat menyampaikan sambutan, Zainal Abidin berpesan agar masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Salurkan Bantuan Pupuk Organik Jambu Mente Tersebar di Tujuh Kecamatan

Sebab, meski Covid-19 sudah menurun, potensi terjadinya lonjakan harus diwaspadai.
“Reses kali ini kami ingin tahu apa saja permasalahan masyarakat. Terutama dampak terhadap ekonomi rakyat akibat pandemi,” ujar mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim ini dihadapan peserta.

Sementara, Nisman salah satu tokoh pemuda Batang-Batang pertama kali berkesempatan menyampaikan aspirasinya.

Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Batang-Batang ini menyampaikan, penting setiap usulan dari masyarakat ditindak lanjuti.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Nyai Eva Minta Kades Inovatif dan Kreatif Demi Kemajuan Desa

“Terkadang masyarakat memiliki usulan tertentu tapi realisasinya tidak jelas. Selain itu, masyarakat bertanya-tanya terkait persoalan haji. Baik penundaan maupun antrean yang panjang,” papar Nisman dihadapan Zainal.

Usulan peserta reses saat itu terus berkembang. Ada pula yang menyampaikan kondisi gedung madrasah yang dikelolanya.

Anggota Komisi E DPRD Jatim ini langsung merespon setiap usulan peserta reses.

Politisi asli Sumenep ini berkomitmen memperjuangkan harapan peserta reses. Dengan catatan, sambung dia koordinasikan dengan kades setempat.

Baca Juga :  Seabad Merawat Jagat, PSHT Cabang Sumenep Gelar Penanaman Bibit Pohon

” Kami bertugas menyampaikan dan memperjuangkan setiap aspirasi yang datang dari masyarakat,” ucap Zainal.

Tentu, terkait penundaan haji masih terkendala pandemi. Sehingga pemerintah Arab Saudi belum mengizinkan kegiatan haji.

“Untuk usulan program terlebih dahulu dipertimbangkan skala prioritas. Termasuk dipetakan instansi berwenang untuk menindak lanjuti,” pungkasnya. (Yan)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: