BeritaDiscover

Rilis Video Klip Barqun, La Ngetnik Usung Perjalanan Spiritual menuju Sidrah al-Muntaha

SUMENEP, LensaMadura.com – Grup musik La Ngetnik asal Sumenep resmi merilis video klip untuk lagu “Barqun” pada Minggu, 18 Mei 2025 kemarin.

Lagu ini merupakan salah satu track yang terdapat dalam album perdana La Ngetnik bertajuk LAWH: Fashal 1 yang telah diluncurkan pada Juni 2024 lalu di seluruh platform digital.

Dalam rilis yang diterima LensaMadura.com, personel sekaligus pemimpin La Ngetnik Rifan Khoridi mengatakan, video klip “Barqun” menggambarkan perjalanan spiritual yang dituangkan dalam bahasa bunyi dan visual. Dimana ekspedisi menuju Sidrah al-Muntaha menjadi titik tertinggi dalam perjalanan kesadaran manusia.

“Secara mendasar, lagu “barqun” ada kaitannya dengan kosmologi Islam. Dimana kami (La Ngetnik) hendak menerjemahkan spirit perjalanan Nabi Muhammad ketika isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu ke Sidratul Muntaha dengan menunggangi burak,” jelasnya.

Rifan, sapaan akrabnya menyebutkan bahwa “Barqun” menempati posisi istimewa dalam album LAWH: Fashal 1. Itu berkat kompleksitas musikalnya dan kedalaman makna yang diusung.

“Kilatan cahaya yang menjadi inspirasi judul lagu (barqun), diolah sebagai simbol pencerahan ilahiah. Cepat, tajam, dan menerangi jalan pencarian makna terdalam tentang keberadaan dan kesadaran,” ujarnya.

Dalam prosesnya, kata Rifan, video klip berdurasi 05:24 menit ini disutradarai oleh Badrus Zeman, salah satu seniman visual dan musisi yang telah lama menjadi bagian penting dalam ekosistem kreatif Madura.

Bertempat di Os Music Studio, proses video klip “Barqun” digarap secara kolaboratif, menghadirkan nuansa sinematik yang kuat melalui permainan cahaya dramatis, palet warna yang pekat, serta simbolisme visual yang menggugah.

“Video ini (barqun) merupakan perwujudan estetik dari semangat La Ngetnik meramu spiritualitas, eksperimental, dan orisinalitas karya,” tegasnya.

Di balik struktur musik “Barqun”, terdapat arahan artistik dari Rifan Khoridi langsung. Ia merancang lirik, struktur komposisi, dan memainkan berbagai instrumen kunci seperti keyboard dan synthesizer.

Bekerja sama dengan Faris Nofail yang memperkaya aransemen lewat ekspresi gitar yang emosional. Keduanya menciptakan tekstur bunyi yang padat namun tetap bernuansa kontemplatif.

Sementara, vokal utama dibawakan dengan intensitas ekspresif oleh Riang Harmonis, mempertegas atmosfer spiritual lagu ini. Barisan ritmis diperkokoh oleh Johari (perkusi), Reza Ali (drum), dan Alman Faluthi Djaka (bass), yang bersama-sama menghadirkan struktur musikal yang dinamis dan enerjik, menyatukan elemen rock progresif, tradisi lokal, dan eksperimentasi modern.

Rifan menegaskan, “Barqun” bukan hanya sebatas video musik, tapi refleksi atas pencarian diri, sebuah karya yang mengajak penonton untuk menelusuri makna terdalam dari kehidupan dan kesadaran melalui bahasa musik yang merdeka.

“Perpaduan antara spiritualitas, eksplorasi musikal, dan kekuatan visual menjadikan ‘Barqun’ sebagai pengalaman imersif yang menyentuh indera sekaligus jiwa,” kata Rifan.

Rifan berharap kehadiran video klip “Barqun” dapat ‘membangkitkan’ kreativitas para pengkarya khususnya di Madura. Baik dari kalangan musisi, penyair, seni rupa, senimatografi dan lain sebagainya.

Dia juga berpesan, bahwa nilai-nilai kebijaksanaan dari hal-hal yang bersifat tradisi, kesederhanaan, juga kepercayaan bisa dieksplorasi jauh melampaui makna dasarnya. Mungkin, kata dia, secara segmentasi lagu “Barqun” tidak akan sepopuler lagu mainstream pada umumnya.

“Tetapi jangan-jangan kelak pesan kami melalui bunyi dan syair ini bisa menjadi tempat kembali para “pencari” untuk berkontemplasi ulang, ketika dunia telah dikepung oleh kesenian/ekspresi seni yang hanya bersifat industrial semata,” pungkasnya.

Perlu diketahui, lagu “Barqun” bisa diakses dan ditonton melalui kanal YouTube resmi La Ngetnik. (mr)

Related Articles

Back to top button