MUI Garut Gelar Sosialisasi Khutbah Islam Wasathiyah

Kamis, 31 Agustus 2023 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUI Garut gelar sosialisasi khutbah Islam Wasathiyah (lensamadura.com/istimewa)

MUI Garut gelar sosialisasi khutbah Islam Wasathiyah (lensamadura.com/istimewa)

GARUT, lensamadura.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut menyelenggarakan sosialisasi khutbah Islam wasathiyah yang bertempat di Universitas Garut (Uniga), Minggu, 27 Agustus 2023.

Hadir dalam acara tersebut KH Cholil Nafis Ketua bidang dakwah MUI Pusat, KH Arif Fakhrudin wasekjen MUI Pusat, KH Ahmad Zubaidi Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Prof Endang Sutari Ketua Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman MUI Pusat.

Baca Juga :  Kemenhub Gelar FGD Pembinaan Penyelam, Legalisasi Sertifikat Penyelam Bidang Salvage dan Pekerjaan Bawah Air

Kiai Cholil Nafis dalam paparannya sebagai keynote speaker menjelaskan, begitu strategisnya khutbah jumat dalam dakwah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Khutbah jumat sangat strategis untuk dakwah, karena pada saat khutbah semua jamaah, tidak peduli presiden atau raja sekalipun, mereka harus mengikuti khutbah jumat,” kata Kiai Cholil.

Baca Juga :  PetroChina Donasi 5000 Bibit Pohon Mangrove di Pulau Pari

“Untuk itu, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan para khatibnya harus mampu memberikan khutbah yang baik, inspiratif, memotivasi peningkatan iman dan taqwa, materi yang memperkokoh dasar kebangsaan kita, dan hal-hal positif lainya,” jelasnya.

Kiai Cholil meminta DKM selektif dalam memilih khotib, seperti memiliki rekam jejak yang baik dan inspiratif, serta meningkatkan keimanan.

Baca Juga :  Perbasi Jatim Target Emas di Kejurnas

“Di sinilah perlunya para DKM dan khatib memahami Islam Wasathiyah,” tegasnya.

Jelang Pemilihan Umum 2024 mendatang, Kiai Cholil berpesan agar khutbah Jumat tidak dijadikan ajang kampanye bagi orang-orang yeng memiliki kepentingan.

“Para DKM, hindari mengundang khatib yang hanya memprovokasi dan menjadikan panggung khutbah untuk kampanye apalagi sampai menebar narasi kebencian,” pungkasnya. (r/red)

Berita Terkait

Gandeng RSUD dr Soetomo, KONI Jatim Berikan Pelayanan Kesehatan Atlet
PDIP Tanggapi Mahfud MD Mundur sebagai Menko Polhukam
11 KKKS SKK Migas Raih Penghargaan Proper Emas dari Kementerian LKH
Relawan KAMI Gibran Jatim Kutuk Tindakan Teror Terhadap Loyalis Prabowo-Gibran di Sumenep
Nabil Sebut KONI Jatim Award 2023 Kegiatan Luar Biasa
KONI Jatim Award 2023 Bakal Digelar Besok
Songsong PON 2024, KONI Laksanakan Puslatda Jatim 100
Investasi Hulu Migas 2023 Meningkat 13 Persen melampaui Rata-Rata Global
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:04 WIB

Gandeng RSUD dr Soetomo, KONI Jatim Berikan Pelayanan Kesehatan Atlet

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:04 WIB

PDIP Tanggapi Mahfud MD Mundur sebagai Menko Polhukam

Selasa, 30 Januari 2024 - 22:34 WIB

11 KKKS SKK Migas Raih Penghargaan Proper Emas dari Kementerian LKH

Selasa, 30 Januari 2024 - 19:46 WIB

Relawan KAMI Gibran Jatim Kutuk Tindakan Teror Terhadap Loyalis Prabowo-Gibran di Sumenep

Jumat, 19 Januari 2024 - 21:00 WIB

Nabil Sebut KONI Jatim Award 2023 Kegiatan Luar Biasa

Rabu, 17 Januari 2024 - 21:00 WIB

KONI Jatim Award 2023 Bakal Digelar Besok

Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:54 WIB

Songsong PON 2024, KONI Laksanakan Puslatda Jatim 100

Jumat, 12 Januari 2024 - 22:01 WIB

Investasi Hulu Migas 2023 Meningkat 13 Persen melampaui Rata-Rata Global

Berita Terbaru