Disnaker Sumenep Ajak Masyarakat Manfaatkan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 2 Mei 2024 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnaker Sumenep (lensamadura.com/istimewa)

Kepala Disnaker Sumenep (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep mengajak masyarakat agar memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk kebutuhan perlindungan sosial, seperti kecelakaan kerja dan musibah lainnya.

“Masih banyak masyarakat kita yang belum memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan, bahkan hingga saat ini sebagaimana data yang ada,” kata Kepala Disnaker Sumenep Heru Santoso, Kamis, 2 Mei 2024.

Heru menegaskan, banyak masyarakat yang belum paham mengenai BPJS Ketenagakerjaan, bahkan terkadang BPJS Kesehatan disangka BPJS Ketenagakerjaan.

“Masyarakat kita mungkin memang belum banyak tahu atau paham apa itu BPJS Ketenagakerjaan dari BPJS Kesehatan serta perbedaannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, Bupati Sumenep memiliki kebijakan tentang BPJS ketenagakerjaan yang terdiri dari jaminan tenaga kerja dan jaminan kematian.

“Untuk saat ini masyarakat yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sumenep sebanyak 5 ribu orang, dan itu ditanggung pemerintah daerah memakai APBD,” ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Jatim Koordinasi Dengan DPRD Untuk Tingkatkan Indeks Demokrasi

Ia kemudian membeberkan, bahwa prioritas sasaran BPJS Ketenagakerjaan untuk masyarakat yang ditanggung APBD adalah pekerja rentan seperti pembantu rumah tangga (PRT) tukang becak, petani dan pedagang serta buruh lainnya yang notabene bukan pekerja di Perusahaan.

“Jadi saat masyarakat yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan ketika mendapat musibah atau kecelakaan kerja bisa mendapatkan santunan dari pemerintah melalui BPJS ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta. Begitu juga ketika berobat ke rumah sakit itu bisa ditanggung sampai pulih, beda dengan BPJS Kesehatan,” ulasnya.

Baca Juga :  Komisaris PT. Bintang Mutiara Dewata Kerahkan Dukungan Untuk Fauzi-Eva di Pilkada Sumenep

Adapun rendahnya minat masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan, kata Heru, dikarenakan sejumlah faktor. Salah satunya informasi tidak tersampaikan secara utuh, sehingga perlu adanya komunikasi dan sosialisasi dengan pemerintah desa.

“Nanti kami akan berkolaborasi dengan setiap desa mengenai pendataannya,” tandasnya. (red)

Berita Terkait

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024
Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya
Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers
Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol
Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan
Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis
IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028
Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:14 WIB

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:52 WIB

Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:38 WIB

Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:01 WIB

Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:48 WIB

Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:12 WIB

Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:45 WIB

IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028

Senin, 20 Mei 2024 - 20:52 WIB

Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terbaru