Safari Gus Yahya Cholil Staquf di Madura Dimulai dari Annuqayah Guluk-Guluk

SUMENEP, LensaMadura.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, memulai rangkaian safari di Madura dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, Sabtu, 16 Mei 2026.

Kunjungan itu diawali dengan sowan kepada Rais Syuriah PBNU Prof Dr KH Abdul A’la Basyir di Guluk-Guluk sebelum melantik PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026-2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Gapura.

Dalam agenda tersebut, Gus Yahya juga bertemu sejumlah pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pragaan.

Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Gus Yahya menyebut perjalanan di Pulau Garam menghadirkan rasa “ta’dhim” yang mendalam.

Dia mengatakan pertemuan dengan para ulama dan pengurus NU di Madura menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi.

“Di kediaman Prof A’la, kami matur, menyambung rasa, melaporkan transformasi agenda-agenda penting Nahdlatul Ulama hari ini,” tulis Yahya dilihat LensaMadura.com, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut dia, wejangan dari para kiai sepuh menjadi pegangan bagi PBNU dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi dan kebangsaan saat ini.

Kunjungan Gus Yahya ke Sumenep berlangsung hangat. Dalam foto yang diunggah, ia tampak bersalaman dan berpelukan dengan KH Abdul A’la Basyir.

Sejumlah tokoh NU setempat juga hadir menyambut rombongan Ketum PBNU tersebut. (*)