Raih Prestasi Inseminasi Buatan, DKPP Sumenep Berharap Ada Peningkatan Produksi Ternak

SUMENEP, Lensamadura.com Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali meraih prestasi tingkat Jawa Timur dengan menyabet juara 1 tingkat Provinsi Lomba Penilaian Petugas Inseminasi Buatan (IB) Berprestasi Kategori Wilayah Kepulauan tahun 2022, Senin 10/10/2022.

Hal tersebut dibuktikan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur No: 003.3/23005/011.2/2022.

Sebagai informasi, Penyerahan Penghargaan Lomba Bidang Peternakan Tingkat Provinsi Tahun 2022 akan diberikan saat hari jadi Pemprov Jawa Timur yang ke-77 pada tanggal 12 Oktober 2022 di Gedung Negara Grahadi, Jl. Gubernur Surya No 7 Surabaya.

Baca Juga :  Himpass Gelar Silaturrahim Dengan Anggota DPR Sumenep

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengucapkan syukur atas pencapaian dan prestasi tersebut, dan pencapaian ini berkat kerja keras dan kerja kolaboratif dari tim DKPP Kabupaten Sumenep.

Pihaknya berharap agar sederet prestasi yang diraih Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep menjadi pemacu semangat untuk terus bekreasi, berkarya demi membawa nama Kabupaten Sumenep, “Pungkasnya.

Arif sapaan akrabnya memaparkan, lomba tersebut diikuti petugas inseminator Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dengan penilaian lomba secara menyeluruh mulai dari Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan inseminasi buatan, laporan harian sampai peternak yang dibina oleh petugas inseminator.

Baca Juga :  PPKM Level 3, Kodim 0826 Pamekasan Kembali Gelar Operasi Penyekatan

“Pemenang lomba tersebut atas nama Asiyanto dari Satuan Pelayanan Inseminasi Buatan (SPIB) Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep,” Tuturnya Kadis DKPP Sumenep, Senin (10/10/2022).

Arif sapaan akrabnya berharap, dengan prestasi ini para inseminator bisa menunjukkan kinerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan pada peternak, agar populasi dan produktivitas ternak di Kabupaten Sumenep bisa meningkat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi para peternak.

Baca Juga :  PSBA Kangean Dipastikan Tidak Berlaga di Kompetisi Sepak Bola U-13

“Dengan adanya prestasi ini diharapkan ada loncatan peningkatan populasi berdampak kepada produksi daging sapi dan bisa menambah usaha sapi, sehingga kesejahteraan peternak bisa terwujud”.

“Untuk itu, jangan pernah lelah untuk menunjukkan kinerja terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang peternakan,” Tutupnya.

Sementara, Kementerian Pertanian RI telah memprogramkan Sapi Kerbau Komoditi Andalan Negeri (Sikomandan) dengan tujuan untuk memberikan pelayanan inseminasi buatan (kawin suntik) terhadap akseptor sapi dan kerbau dalam rangka percepatan populasinya. (pur)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: