Pengurus MWC NU Ganding Resmi Dilantik, Rois Syuriah: Lestarikan Ajaran NU dan Aswaja

Sumenep, LensaMadura.Com – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi dilantik dan dikukuhkan. Bertempat di Pondok Pesantren Sumber Payung Ganding Sumenep. Minggu (09/08/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si, Ketua PC NU Sumenep KH. Panji Taufiq, Ketua DPRD Sumenep KH. Abd. Hamid Ali Munir, PC NU Sumenep dan segenap Forpimcam Ganding.

Ketua PC NU Sumenep, KH. Panji Taufiq dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Ketua Rois Syuriah PC NU Sumenep KH. Hafidi Sarbini, berharap kepada seluruh pengurus MWC NU Ganding yang baru dilantik tidak hanya berjanji melalui kata-kata, akan tetapi mampu menjalankan amal sesuai dengan ajaran NU Ahlussunah Wal Jamaah.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Kecam Tindakan Kekerasan terhadap Anak

“Kerjakan dan laksanakan amanah sebagai pengurus MWC NU untuk melestarikan amalan NU dan menjaga akidah Ahlussunah Wal Jamaah,” katanya.

Selain kegiatan pelantikan, juga bertepatan dengan Bahtsul Masail PC NU Sumenep. Dilengkapi juga dengan santunan anak yatim oleh Lazisnu MWC NU Ganding yang diberikan secara simbolis oleh Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si.

Baca Juga :  Reses, Muzammil Syafi'i Sumbang Lima Ribu Benih Ikan Nila

Lebih lanjut, KH. Hafidi juga berpesan bahwa dalam momentum Pilkada di Kabupaten Sumenep meminta kepada semua warga Nahdliyyin untuk turut serta mensukseskan Pilkada damai namun jangan sampai membawa nama NU untuk mendukung salah satu calon.

Baca Juga :  Pilkada Sumenep 2024, Hasil Survei Airlangga Surabaya Surveyor: Achmad Fauzi Wongsojudo Tertinggi

“Jangan gunakan NU untuk mendukung Calon pada Pilkada, tapi kita harus menjaga kedamaian dan kita tetap menghormati siapa saja yang terpilih jadi Bupati Sumenep,” harapnya.

Disamping itu, Ustadz Syakur juga berharap dirinya beserta seluruh pengurus dapat mengemban amanah dengan baik dan ikhlas.

“Ini adalah pengabdian kepada NU dan Ulama, semoga dengan menjaga dan merawat NU kita mendapatkan berokahnya KH. Hasyim Asy’ari sebagai pendiri Nahdlatul Ulama (NU),” harapnya.

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: