SUMENEP, LensaMadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI guna mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran KKP di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Fauzi bersama rombongan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Mahmud.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai program strategis untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep.
Bupati Fauzi berujar, Sumenep sebagai daerah kepulauan memiliki sumber daya laut yang besar sehingga membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
“Kami melakukan kunjungan untuk memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan, sebagai daerah kepulauan dengan sumber daya laut yang melimpah,” ujarnya.
Menurut dia, hasil pertemuan tersebut menunjukkan perkembangan positif. KKP, kata Fauzi, memberikan dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep.
“Kementerian Kelautan dan Perikanan mendukung pengembangan SDM kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep. Karena itu, seluruh elemen daerah perlu mendukung langkah yang diprogramkan kementerian,” ujarnya.
Fauzi mengungkapkan, saat ini Kabupaten Sumenep telah memperoleh satu lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan jumlah desa penerima program tersebut akan bertambah sesuai kebutuhan dan perkembangan sektor perikanan di daerah.
Selain itu, Pemkab Sumenep juga menyatakan kesiapan menjalin kerja sama dengan KKP dalam penyediaan berbagai kebutuhan pendukung pengembangan sektor kelautan.
Salah satu kawasan yang dinilai potensial adalah Pulau Pagerungan Kecil untuk dikembangkan menjadi Kampung Industri Perikanan.
“Pulau Pagerungan Kecil setiap pekan mampu memasok sekitar 34 ton hasil laut segar ke daratan. Potensi itu sangat layak dikembangkan melalui konsep Kampung Industri Nelayan yang terintegrasi,” kata Fauzi.
Fauzi berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat mempercepat pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Sumenep, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat perekonomian daerah.
“Sumenep memiliki potensi perikanan yang besar sehingga membutuhkan dorongan agar mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian daerah,” ujarnya. (*)
