Kades Se-Timur daya Apresiasi Aktivis ALARM Sumenep Sukses Perjungkan Perbaikan Jalan Rusak Di Pantura

SUMENEP, Lensamadura – Kinandar Arif Santoso Kepala Desa (Kades) Jangkong, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep mengapresiasi aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Sumenep.

Berkat aktivis pemuda dan mahasiswa yang tergabung di ALARM tersebut akses jalan rusak di Desa Legung Barat menuju Desa Jangkong Kecamatan Batang-Batang yang segera direspon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Akses jalan rusak di perbatasan antara Desa Jangkong dan Desa Legung Barat itu sudah 3 tahun rusak,” tutur Kades muda ini kepada LensaMadura.Com Selasa 31 Maret 2022.

Pihaknya pernah melakukan perbaikan secara swadaya masyarakat. Tapi tidak bertahan lama, karena aliran air hujan masih tersisa dan curah hujan susulan terjadi lagi yang menyebabkan jalan tersebut rusak kembali.

Kondisi tersebut, lanjut Kades yang akrab dipanggil Arif itu, disuarakan aktivis ALARM agar pemerintah Kabupaten Sumenep segera lakukan perbaikan.

Baca Juga :  Reformasi Agraria Membutuhkan Koordinasi Dari Semua Pihak

“Berterimakasih karena usaha keras aktivis ALARM bersama masyarakat Pantura menyampaikan aspirasinya ke Pemkab Sumenep sehingga jalan tersebut akan dilakukan perbaikan sementara pada awal bulan Juni ini,” terangnya.

Dirinya bersama Kades Legung Barat dan Camat Batang-Batang serta perwakilan Masyarakat telah menemui langsung Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumenep Eri Susanto dalam rangka komitmen perbaikan jalan penghubung antar desa sekaligus akses tiga destinasi wisata tersebut (Selasa 17/5/22).

Sesuai informasi yang diperoleh para Kades dari Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumenep, perbaikan sementara jalan tersebut akan dikerjakan awal bulan Juni ini. Khusus perbaikan permanen di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2022.

“Kami berterimakasih kepada Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang yang sudah menerima aspirasi pemuda bersama masyarakat timur daya untuk perbaikan jalan akses pariwisata, ekonomi, dan pendidikan tersebut,” Ucap Arif mewakili para Kades se- timur daya tersebut.

Baca Juga :  Disbudporapar Sumenep Bakal Gelar Bazar Takjil selama Ramadhan 2024, Libatkan Pelaku UMKM

Sementara, ketua Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), Syaiful Bahri menuturkan, dirinya bersama pemuda di pantura Sumenep komitmen untuk membantu masyarakat menyampaikan aspirasinya agar didengar oleh pemerintah daerah (PEMDA) Kabupaten Sumenep.

“Upaya kami menyampaikan keluh kesah masyarakat selama ini terkait jalan yang rusak itu kepada pemerintah,” terang pemuda yang akrab disapa Ipung itu.

Setelah perbaikan jalan, masyarakat tetap hati-hati naik kendaraan dan bersama- sama menjaga agar jalan yang sudah diperbaiki PEMKAB tersebut tidak rusak kembali.

Pihaknya juga berterimakasih kepada instansi terkait telah menerima aspirasi kawan pemuda.

Baca Juga :  PMII STITA Sumenep Gelar Deklarasi Angkatan

“Lebih-lebih kepada Bupati Sumenep Bapak Achmad Fauzi yang sudah intruksi kepada instansi terkait agar jalan penghubung antar desa dan tiga destinasi wisata itu segera diperbaiki”, tukas Syaiful Bahri.

Lebih lanjut, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Eri Susanto saat audiensi dengan aktivis ALARM menuturkan bahwa sudah menyuruh stafnya untuk pengukuran dilokasi jalan yang rusak itu pada 19 Mei 2022 lalu.

Pantauan di lokasi, material untuk bahan perbaikan jalan kabupaten rusak di Desa Legung Barat itu sudah tiba dilokasi usai pengukuran sementara.

“Pihaknya juga berharap ketika perbaikan jalan ini sudah selesai, masyarakat sekitar mampu meningkatkan kembali perekonomian dan kesejahteraan di daerahnya,” kata Eri Susanto saat menemui Pemuda.¬†(Pur/Yan)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: