PAMEKASAN, LensaMadura.com – Antusiasme warga Pamekasan mengikuti Jalan-Jalan Sehat (JJS) dalam rangka soft launching Toko Emas Central 88 Gold and Jewellery melampaui perkiraan panitia. Pada hari pertama pembagian kupon, jumlah warga yang mendaftar mencapai sekitar 11.800 orang.
JJS tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026. Melihat tingginya minat warga, panitia memutuskan menambah jumlah kupon dari rencana awal sebanyak 25 ribu lembar.
Founder BASHRA Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, mengatakan jumlah peserta sudah mencapai ribuan orang sejak sore hari.
“Hari pertama saja sudah tujuh ribu lebih. Ini masih sore, belum tahu nanti malam. Sehingga saya pastikan kepada panitia untuk menambah lagi kupon yang ada, sehingga semuanya dipastikan mendapatkan kupon,” ujar Ali, Rabu, 26 Agustus 2026.
Hingga sore, tercatat 7.324 warga telah mengambil kupon. Jumlah itu terus bertambah pada malam hari hingga mencapai sekitar 11.800 peserta.
“Ini hari pertama sudah tembus tujuh ribu tiga ratus dua puluh empat peserta. Belum antre di sini semuanya. Tepuk tangan yang keras buat Pamekasan semuanya,” katanya.
Hadiah Umrah Ditambah
Lonjakan jumlah peserta juga membuat panitia menambah hadiah utama. Semula hanya disiapkan satu paket umrah. Ali kemudian menambahkan dua paket sehingga total hadiah umrah yang disediakan menjadi tiga.
“Awalnya satu paket umrah. Karena tadi saya lihat membludak, hari pertama tujuh ribu lebih, saya tambah lagi dua paket umrah. Jadi totalnya tiga paket umrah,” ujarnya.
Selain tiga paket umrah, peserta JJS juga berkesempatan memperoleh hadiah emas serta ratusan doorprize lainnya.
Namun, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai acara olahraga dan hiburan. Central 88 membawa konsep sosial melalui program MBG (Membeli = Berbagi).
Ali mengatakan keuntungan bersih dari Central 88 nantinya akan disalurkan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
“Semua profit di sini, 100 persen dari bersihnya nanti untuk yatim sama dhuafa. Karenanya saya usung program MBG. Anda membeli berarti juga Anda berbagi,” tuturnya.
Konsep serupa akan diterapkan dalam Grand Opening Central 88 yang direncanakan berlangsung sekitar dua pekan setelah pelaksanaan JJS.
Ali mengatakan Grand Opening tidak akan dikemas dengan seremoni besar. Kegiatan tersebut justru akan diarahkan untuk berbagi bersama anak yatim dan kaum dhuafa.
“Grand Opening-nya dengan berbagi sama yatim sama dhuafa. Karena ini memang hasilnya semua untuk yatim sama dhuafa,” katanya.
Dengan konsep tersebut, JJS Central 88 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya warga Pamekasan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pintu masuk bagi program sosial yang menghubungkan aktivitas usaha dengan kepedulian terhadap masyarakat. (*)


