SUMENEP, LensaMadura.com – Enam anggota Jurnalis Sumenep Independen (JSI) dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya bekerja sama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
UKW berlangsung selama dua hari, 15–16 Oktober 2026, di Excotel Design Hotel Surabaya, Jawa Timur.
Keenam anggota JSI yang dinyatakan kompeten yakni M Faizi (UKW Muda), Ibnu Hajar (UKW Muda), Nur Hidayat (UKW Muda), Hairul Anwar Rasidi (UKW Muda), Moh Ilyas (UKW Muda), dan Ach Toifur Aliwafa (UKW Madya).
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya JSI meningkatkan kapasitas anggota setelah organisasi tersebut resmi dikukuhkan sebagai organisasi kewartawanan di Kabupaten Sumenep.
Ketua JSI Igusty Madani mengatakan kompetensi merupakan salah satu bekal penting bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan tidak hanya dituntut mampu menulis berita, tetapi juga memahami proses pencarian informasi, verifikasi, serta penerapan kode etik jurnalistik.
“UKW bukan sekadar untuk mendapatkan pengakuan kompetensi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi bagi wartawan agar semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Igusty, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Pemimpin Redaksi Detikzone itu mengatakan hasil UKW seharusnya tercermin dalam praktik jurnalistik sehari-hari. Akurasi, keberimbangan, independensi, dan kepatuhan terhadap kode etik, kata dia, perlu menjadi bagian dari kerja wartawan.
“Kompetensi harus tercermin dalam praktik sehari-hari, bukan hanya dalam sertifikat. Wartawan harus mampu menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Igusty, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat juga menuntut wartawan memiliki kemampuan memverifikasi informasi sebelum dipublikasikan. Karena itu, peningkatan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, UKW ini menjadi motivasi bagi anggota untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Kami ingin wartawan JSI Sumenep semakin profesional, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tuturnya. (*)

