KONI Jatim Tunggu Keputusan Pusat soal Pengajuan Orado sebagai Anggota Baru
SURABAYA, LensaMadura.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur menyatakan belum bisa memastikan penerimaan Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Jawa Timur sebagai anggota baru, meski proses audiensi telah dilakukan di tingkat provinsi.
Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, mengatakan pihaknya membuka ruang bagi Orado Jatim untuk mengajukan keanggotaan. Namun, keputusan final tetap berada di tangan KONI Pusat melalui forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
“Secara prinsip kami mempersilakan Orado Jatim mengajukan diri. Tapi keputusan diterima atau tidak itu kewenangan KONI Pusat dalam Rakernas,” kata Nabil di Kantor KONI Jatim, Surabaya, Rabu, 1 April 2026.
Menurut dia, Orado bukan satu-satunya cabang olahraga yang mengajukan diri. Setidaknya ada tiga cabang lain yang juga tengah menunggu proses serupa di tingkat nasional. KONI daerah, kata Nabil, akan mengikuti keputusan yang ditetapkan pusat setelah disahkan secara resmi.
Di sisi lain, KONI Jatim menilai Orado Jatim menunjukkan perkembangan organisasi yang relatif cepat. Meski baru berdiri sekitar tiga bulan, struktur kepengurusan telah terbentuk di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Ketua Pengprov Orado Jatim, Mahenda Abdillah Kamil, menyebut pembentukan kepengurusan di 38 daerah menjadi bukti keseriusan organisasinya dalam membangun fondasi olahraga domino di tingkat provinsi.
“Dalam waktu singkat kami sudah menyelesaikan struktur di seluruh kabupaten/kota. Ini menunjukkan komitmen kami,” ujarnya.
Selain itu, Orado Jatim juga telah menggelar kejuaraan tingkat daerah sebagai bagian dari pembinaan atlet. Agenda tersebut diproyeksikan berlanjut ke Kejuaraan Provinsi hingga Kejuaraan Nasional.
Dengan kesiapan administratif dan pembinaan yang diklaim telah berjalan, Orado Jatim berharap dapat segera memperoleh pengesahan sebagai anggota resmi KONI dan masuk dalam sistem pembinaan olahraga prestasi di Jawa Timur. (adv)



