Yayasan Ar-Rasyid Kenalkan Program Thariqah Akademik, Siapkan Generasi Unggul Baca Kitab, Hafalan Al-Qur’an dan Bahasa Asing

SUMENEP,LensaMadura.com – Yayasan Ar-Rasyid menggelar kegiatan Pengenalan Program Thariqah Akademik Pengembangan Keterampilan Baca Kitab, Hafalan Al-Qur’an dan Bahasa Asing di halaman Yayasan Ar-Rasyid, Selasa malam (9 Juni 2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 WIB tersebut diikuti oleh para santri, wali santri, dan masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh program pendidikan unggulan yang dikembangkan Yayasan Ar-Rasyid.

Direktur Pusat Pengembangan Yayasan Ar-Rasyid, Assoc. Prof. K. Shulhan, S.Pd.I., M.Pd, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan mengenalkan kepada masyarakat pentingnya penguasaan materi-materi dasar yang menjadi pintu masuk untuk mendalami ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum.

Menurutnya, kemampuan membaca kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam pengembangan keilmuan Islam.

Sementara penguasaan Bahasa Inggris dan matematika menjadi bekal strategis untuk mengakses berbagai disiplin ilmu modern.

“Orang yang mampu membaca kitab dan memiliki hafalan Al-Qur’an akan lebih mudah mengembangkan ilmu-ilmu agama. Sedangkan mereka yang menguasai Bahasa Inggris dan matematika akan memiliki kesempatan lebih besar untuk menguasai ilmu-ilmu dunia, seperti perdagangan, teknologi, dirgantara hingga pengelolaan energi dan gas bumi,” ujarnya.

Shulhan menjelaskan, Program Thariqah Akademik dirancang untuk memadukan penguatan spiritual, akademik, dan keterampilan praktis. Salah satu program unggulannya adalah pembinaan keterampilan membaca kitab kuning yang dilaksanakan secara intensif dengan masa pembinaan minimal satu tahun.

Menariknya, kemampuan baca kitab peserta tidak hanya dievaluasi oleh tenaga pengajar internal. Yayasan Ar-Rasyid juga menghadirkan para kiai dan penguji dari luar lembaga untuk melakukan uji kompetensi secara terbuka sebagai bentuk penjaminan mutu program.

“Peserta yang mengikuti program baca kitab akan menjalani pembinaan secara bertahap. Setelah itu, mereka akan diuji secara terbuka oleh para kiai dari luar lembaga agar kualitas kemampuan baca kitab benar-benar terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Selain pengembangan baca kitab, program ini juga memberikan pembinaan hafalan Al-Qur’an serta penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai sistem pembelajaran, target capaian, serta peluang pengembangan kemampuan yang ditawarkan dalam Program Thariqah Akademik.

Melalui program tersebut, Yayasan Ar-Rasyid berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki kedalaman ilmu agama, kemampuan akademik yang kuat, serta kesiapan menghadapi perkembangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.