Tokoh Masyarakat Pamekasan; Rudy Susanto: Turut Berduka Cita Atas Wafatnya RKH. Abd. Hamid Sang Sosok Panutan

Pamekasan, LensaMadura.Com-Masyarakat Pamekasan dan Madura secara umum berduka. RKH. Abd Hamid Bin KH. Ahmad Mahfudz Zayyadi, pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Bata-Bata, Pamekasan wafat Jum,at, 15 Januari 2021.

Wafatnya salah satu sosok Kiai Kharismatik di Madura itu, menimbulkan rasa duka cita mendalam. Banyak tokoh masyarakat turut rasa kehilangan.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Gelar Bimtek Penguatan Perubahan Pembelajaran Transisi PAUD-SD

Salah satunya, seperti dituturkan Rudy Susanto, salah satu tokoh masyarakat Pamekasan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah sang sosok panutan itu diterima Oleh Allah Swt. Selamat jalan Kiai panutan kami masyarakat Pamekasan,” tutur Rudy kepada LensaMadura.Com Sabtu, 16 Januari 2021.

Baca Juga :  Warga Sumenep Keluhkan Kenaikan Harga Tiga Jenis BBM

Tokoh masyarakat asal Jalan Segara, Jung Cangcang, Pamekasan ini menambahkan, Kiai Hamid merupakan tokoh ulama yang sangat disegani di Pamekasan.

Almarhum Kiai Hamid wafat diusia 72 tahun. Rudy menuturkan, sosok Kiai Hamid mengasuh pesantren dengan puluhan ribu santri.

Baca Juga :  Dukung Penundaan Impor, Ketua DPD Berharap Bulog Serap Beras Petani

“Semoga kita masyarakat Pamekasan bisa mencontoh kebaikan beliau yang telah ditorehkan selama hidup,” harap pria yang kini sebagai Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sapudi itu. (Roz)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: