SUMENEP, LensaMadura.com – Kasus kebakaran yang menghanguskan 36 sepeda motor di kawasan Gunung Eteng, Desa Jukong-Jukong, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, masih belum menemui titik terang.
Ditanya perkembangan terbaru, Polresta Sumenep mengaku belum ada tersangka. Sementara, kebakaran puluhan motor itu terus membuat korban dan masyarakat resah.
Kepolisian belum memberikan informasi mengenai hasil penyelidikan maupun penyebab kebakaran yang terjadi pada Kamis malam, 20 Agustus 2026 tersebut.
Saat dikonfirmasi kembali mengenai perkembangan penanganan kasus itu, Kasihumas Polresta Sumenep Ipda Ach Putra Wardana hanya menjawab singkat. “Sementara belum ada, Mas,” katanya belum lama ini.
Belum adanya perkembangan tersebut mendapat perhatian dari kalangan pemuda kepulauan, Miftahul Arifin. Ia mendesak kepolisian agar mengusut tuntas peristiwa yang menyebabkan puluhan sepeda motor milik warga terbakar itu.
Menurut dia, masyarakat berhak mendapatkan kejelasan mengenai penyebab kebakaran, hingga kemungkinan adanya pihak yang harus bertanggung jawab apabila ditemukan unsur kesengajaan atau tindak pidana.
“Kami meminta kepada pihak kepolisian agar kasus kebakaran puluhan sepeda motor di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, ini benar-benar diusut sampai tuntas,” ujarnya, Sabtu, 7 November 2026.
Ia menegaskan, masyarakat tidak ingin kasus tersebut berlalu tanpa kejelasan.
“Karena itu, aparat kepolisian diharapkan serius menindaklanjuti penyelidikan dengan memeriksa seluruh kemungkinan dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam keterangan pada 25 Agustus 2026, Humas Polresta Sumenep menyebut Polsek Kangayan telah memeriksa empat orang saksi.
Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan menunggu bantuan personel Polresta Sumenep yang diperbantukan ke Polsek Kangayan.
Sebanyak 36 sepeda motor yang terbakar diketahui milik warga Desa Cangkramaan dan Desa Tembayangan. Kendaraan tersebut berada di area parkiran milik warga di kawasan Gunung Eteng, yang lokasinya cukup jauh dari permukiman penduduk.
Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut belum diumumkan secara resmi oleh kepolisian. (*)






