Mengenal Misnaya, Pelukis Disabilitas asal Sumenep Terus Berkarya dan Raih penghargaan

SUMENEP, LensaMadura.com – Keterbatasan fisik tidak menghalangi Misnaya untuk terus berkarya di bidang seni lukis dan menorehkan berbagai prestasi.

Pelukis asal Desa Dasuk, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep itu mulai menekuni dunia seni lukis sejak 1991 dan tetap konsisten berkarya hingga sekarang.

Atas dedikasinya di bidang seni rupa, Misnaya telah menerima sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan tokoh penyandang disabilitas terbaik dalam ajang Sumenep Award 2017 serta piagam “Pelestari Seni Rupa” tingkat Kabupaten Sumenep pada 2024.

Ia juga pernah mengikuti sejumlah pameran seni, seperti Madura Tompengan 2024 dan Pameran Lukis Nasional Akbar 2025 di Pamekasan.

Sejak 2017, Misnaya tinggal di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, bersama keluarganya dan tetap aktif menghasilkan berbagai karya lukisan.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengapresiasi semangat dan dedikasi Misnaya saat berkunjung ke wilayah tersebut, Senin.

Menurut dia, karya-karya yang dihasilkan Misnaya memiliki nilai artistik dan layak mendapatkan perhatian lebih.

“Pemerintah daerah akan memastikan yang bersangkutan mendapatkan bantuan sosial sebagai bentuk dukungan,” katanya di Sumenep, Selasa, 5 Mei 2026.

Sementara itu, Misnaya mengaku kemampuan melukis yang dimilikinya merupakan anugerah yang terus ia syukuri.

“Ini karunia Allah yang diberikan kepada saya dan keluarga kecil saya,” ujarnya.

Selain membuat lukisan wajah dan kaligrafi, Misnaya juga menerima pesanan desain nama untuk acara pernikahan dan berbagai kebutuhan seni lainnya.

Kisah hidup Misnaya menjadi inspirasi bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk terus berkarya dan berprestasi. (*)