PAMEKASAN, LensaMadura.com – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pasean, Pamekasan, berlangsung semarak.
RA Nahdlatul Athfal turut ambil bagian dalam karnaval yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026, dengan menampilkan sejumlah kreasi kostum yang melibatkan siswa, guru, dan wali murid.
Keikutsertaan RA Nahdlatul Athfal tidak hanya ditandai dengan pakaian bernuansa kemerdekaan. Para wali murid kompak mengenakan busana merah putih. Penampilan tersebut dipadukan dengan topi hasil kerajinan tangan yang dibuat sendiri.
Kreasi itu menjadi salah satu bagian menarik dari penampilan mereka. Selain memperkuat suasana perayaan kemerdekaan, penggunaan kerajinan tangan dinilai dapat mengenalkan kreativitas sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kreativitas juga terlihat dari kostum para siswa yang masih berusia dini. Mereka tampil dengan beragam tema, mulai dari seragam Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga karakter khas Madura.
Beberapa siswa mengenakan kostum TNI sebagai cara sederhana untuk mengenalkan profesi para penjaga pertahanan negara kepada anak-anak. Ada pula yang membawa karakter tokoh lokal Madura, seperti Marlena dan Sakera.
Salah satu peserta bahkan tampil dengan gaun yang dibuat dari kertas nasi. Bahan sederhana tersebut disulap menjadi busana yang cukup menarik untuk dikenakan dalam karnaval.
Tak berhenti pada kostum, RA Nahdlatul Athfal juga menyiapkan pertunjukan dengan peralatan yang sederhana. Pertunjukan tersebut membawa pesan tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Penanggung jawab sekaligus perwakilan panitia kegiatan karnaval RA Nahdlatul Athfal menyampaikan apresiasi kepada para guru dan wali murid yang terlibat dalam persiapan.
Menurutnya, persiapan telah dilakukan selama beberapa pekan. Antusiasme wali murid dalam menyiapkan kostum dan berbagai kebutuhan karnaval menjadi salah satu faktor yang membuat penampilan RA Nahdlatul Athfal berlangsung meriah.
“Kami setengah tidak menyangka terhadap antusias luar biasa yang ditunjukkan dewan murid untuk ikut serta merayakan kegiatan karnaval HUT RI ke-81 tahun ini. Ucapan terima kasih dan apresiasi kami ucapkan,” ujarnya.
Kepala Yayasan LPI Nahdlatul Athfal, K.H. Ach Zayyadi, juga mengapresiasi kreativitas yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap momentum peringatan kemerdekaan tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan rasa syukur kepada generasi muda.
“Kegiatan ini mari kita niatkan untuk ikut mengenang, meneladani jasa para pahlawan sekaligus mensyukuri nikmat kemerdekaan yang Allah berikan kepada negara Indonesia untuk kita rawat dan jaga bersama,” kata Zayyadi.
Karnaval tersebut turut diikuti personel TNI dan Polri, panitia HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Pasean, serta lembaga pendidikan tingkat RA se-Kecamatan Pasean.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut membuat perayaan kemerdekaan di Pasean tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk mengenal nilai perjuangan, kreativitas, kebersamaan, dan semangat mencintai Indonesia sejak usia dini. (*)

