Akhirnya NS Minta Maaf kepada GWC Sumenep

Rabu, 3 Januari 2024 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GWC Sumenep saat gelar jumpa pers di salah satu kafe di Sumenep (lensamadura.com/rifqi)

GWC Sumenep saat gelar jumpa pers di salah satu kafe di Sumenep (lensamadura.com/rifqi)

SUMENEP, lensamadura.com – Karena diduga telah melecehkan organisasi Great Widow Community (GWC) Sumenep, seorang perempuan inisial NS akhirnya meminta maaf secara terbuka.

Dugaan pelecehan yang dilakukan NS terhadap organisasi para janda itu berakhir damai.

NS meminta maaf secara langsung dalam jumpa pers yang digelar GWC Sumenep di salah satu kafe di Sumenep, Selasa, 2 Januari 2024.

“Dari hati paling dalam memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada founder terutama dan juga rekan-rekan GWC Sumenep, atas perbuatan saya melalui status telah menyinggung dan merendahkan teman-teman perempuan, mohon maaf sebesar-besarnya,” kata NS saat hadir dalam jumpa pers.

NS mengaku berjanji tidak akan mengulangi lagi hal serupa. Kejadian ini, kata dia, menjadi pelajaran bagi dirinya.

Baca Juga :  Kurir Yatim Gelar Santunan di Rubaru Sumenep

“Semoga menjadi pelajaran yang baik buat saya khususnya dan belajar lebih berhati-hati, berpikir terlebih dahulu,” harapnya.

NS juga berharap perjumpaan tersebut membawa keberkahan serta bisa menjadi tali kebersamaan untuk saling bekerjasama dalam meningkatkan kualitas kejayaan perempuan di Sumenep.

“Mudah-mudahan kita diberikan kekutan, dan kesalahan kita terutama saya, setelah dimaafkan oleh sahabat-sahabat di sini juga dimaafkan oleh Allah SWT,” tandas NS.

Baca Juga :  Kasi Pais Kemenag Pamekasan Adakan Evaluasi dan Pembinaan Untuk KKG PAI

Usai meminta maaf, NS dan beberapa anggota GWC Sumenep saling berpelukan, pertanda seteru di antara keduanya berakhir damai.

Diketahui, sebelumnya NS diduga melecehkan organisasi para janda itu melalui status WhatsApp. Sehingga membuat GWC merasa tersinggung dengan cuitan tersebut. (rif)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru