PAMEKASAN, LensaMadura.com – PT Paiton Energy melalui Head of Human Capital, Facility and Community (HCFC), Rochman Hidayat, melakukan kunjungan ke IBS PKMKK sebagai upaya memperkuat sinergi antara sektor industri dan lembaga pendidikan berbasis pesantren.
Kunjungan yang berlangsung di Gedung Utama IBS PKMKK tersebut disambut langsung Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis.
Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis, di antaranya pengembangan ekoteologi pesantren, penguatan kearifan lokal, serta ekonomi sirkular sebagai bagian dari pendidikan berkelanjutan.
Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis, mengatakan pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga perlu membangun kesadaran ekologis dan nilai sosial masyarakat.
“Kami ingin membangun paradigma pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga mendorong kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial. Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang peduli terhadap keberlanjutan,” ujar Muhlis, Jumat, 5 Juni
Menurut dia, konsep ekoteologi pesantren menjadi pendekatan yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan praktik sosial yang berkelanjutan.
Pertemuan tersebut juga membahas rencana pengembangan kerja sama melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset Based Community Development (ABCD).
Kedua pendekatan itu dinilai mampu mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap program pemberdayaan.
Melalui pertemuan itu, PT Paiton Energy dan IBS PKMKK disebut memiliki kesamaan visi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui penguatan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. (*)






