DKPP Sumenep Dorong Gerakan Hidup Sehat Jadi Kebiasaan Masyarakat

SUMENEP, LensaMadura.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep bersama jajaran Kodim 0827/Sumenep ikut memperkuat upaya agar aktivitas fisik dan pola hidup sehat menjadi kebiasaan masyarakat.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, membangun kesadaran hidup sehat tidak cukup hanya melalui imbauan. Kebiasaan menjaga kebugaran dan aktif bergerak perlu ditanamkan secara konsisten dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Kami tentu mendukung gerakan hidup sehat ini. Kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang kuat dan produktif,” ujar Chainur Rasyid, Rabu, 16 September 2026.

Menurut dia, kesehatan seharusnya tidak hanya menjadi perhatian ketika seseorang mengalami sakit. Kesadaran untuk menjaga kebugaran dan menerapkan pola hidup sehat perlu dibangun sejak dini.

Kolaborasi dengan Kodim, kata Chainur, juga dapat memperluas pesan mengenai pentingnya hidup sehat hingga ke masyarakat. Hal itu dinilai relevan dengan karakteristik masyarakat Sumenep yang sebagian besar aktivitas ekonominya bersentuhan dengan sektor pertanian.

Para petani yang sehari-hari bekerja di lahan, misalnya, tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan kebugaran agar dapat menjalankan aktivitas secara optimal.

“Harapannya, gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bisa menjadi kebiasaan masyarakat. Kita ingin masyarakat sehat, produktif dan tetap memiliki semangat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Upaya tersebut juga sejalan dengan langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep yang mendorong aktivitas fisik dan olahraga melalui Gerakan Masyarakat Sehat. Kegiatan senam rutin telah dilakukan di lingkungan kecamatan, sekolah, dan sejumlah instansi pemerintah.

Chainur berharap kerja sama lintas sektor dalam mendorong pola hidup sehat terus diperkuat. Menurutnya, membangun masyarakat yang sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah.

Pemerintah, TNI, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya memiliki peran dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan masing-masing.

“Semoga sinergi ini terus berjalan dan memberikan manfaat nyata. Masyarakat yang sehat tentu menjadi modal penting untuk membangun Sumenep,” pungkasnya. (*)