Dinkes Pamekasan Klarifikasi Dugaan Malapraktik di RS Larasati, Direksi dan Dokter Dipanggil

PAMEKASAN, LensaMadura.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan memanggil jajaran direksi RS Larasati beserta dokter yang menangani pasien bernama Salamah (30), warga Desa Rekkerrek, Kecamatan Proppo.

Langkah itu dilakukan untuk meminta klarifikasi terkait dugaan malapraktik yang kini ditangani Satreskrim Polres Pamekasan.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, dr. Saifuddin, mengatakan pemanggilan tersebut merupakan bagian dari pembinaan sekaligus upaya memperoleh penjelasan menyeluruh mengenai penanganan medis terhadap pasien.

“Kami sudah memanggil direksi RS Larasati beserta dokter yang menangani pasien untuk menjelaskan kronologi penanganan yang dilakukan,” kata Saifuddin, Rabu, 29 Juli 2026.

Dari hasil klarifikasi, Dinkes memperoleh informasi bahwa sebelum menjalani operasi di RS Larasati, pasien lebih dahulu mendapatkan perawatan di RSUD Smart Pamekasan. Saat itu, pasien disarankan melanjutkan pengobatan ke rumah sakit di Surabaya.

Namun, sebelum berangkat ke Surabaya, pasien memilih berkonsultasi dengan dokter di Pamekasan hingga akhirnya menjalani tindakan operasi di RS Larasati.

Saifuddin mengatakan, berdasarkan keterangan yang diterima, tindakan operasi dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari pasien maupun keluarganya.

“Ketika pasien atau keluarga setuju dilakukan tindakan, maka pihak RS Larasati melakukan tindakan. Itu merupakan solusi yang diberikan dokter karena pasien saat itu mengeluhkan kesakitan,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam praktik kedokteran setiap dokter memiliki clinical judgment atau pertimbangan profesional yang dapat berbeda dalam menentukan langkah penanganan pasien.

Menurutnya, dokter maupun rumah sakit tidak mungkin melakukan tindakan operasi tanpa adanya persetujuan dari pasien atau keluarga.

Saat ini, lanjut Saifuddin, pasien telah dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk menjalani penanganan lanjutan. Kondisinya disebut terus menunjukkan perkembangan yang membaik.

“Pasien juga sudah dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan saat ini kondisinya dalam proses perbaikan,” katanya. (*)