BANGKALAN, LensaMadura.com – UPTD SMPN 1 Bangkalan menggelar Gebyar Lomba Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), serta Bahasa Inggris (GALAKSI) tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Bangkalan, Minggu 7 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas IV, V, dan VI dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bangkalan.
Ajang kompetisi akademik ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menguji kemampuan, mengembangkan potensi, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan di dunia pendidikan.
Kegiatan GALAKSI dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Moh Musleh, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Zainal Alin.
Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan prestasi peserta didik.
Kepala UPTD SMPN 1 Bangkalan, Hermanto, mengatakan bahwa GALAKSI tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan pengembangan kemampuan akademik siswa sejak dini.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat belajar dan berprestasi di kalangan peserta didik. Kompetisi seperti GALAKSI menjadi media yang baik untuk melatih keberanian, kemampuan berpikir kritis, serta membangun daya saing yang sehat,” kata Hermanto.
Menurut dia, penguasaan Matematika, IPAS, dan Bahasa Inggris merupakan bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Karena itu, pihaknya berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong lahirnya generasi yang unggul, kompetitif, dan berkarakter.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Moh Musleh, mengapresiasi penyelenggaraan GALAKSI yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan peserta didik yang cerdas, kreatif, dan kompetitif. Kegiatan seperti GALAKSI menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengukur kemampuan sekaligus memotivasi mereka agar terus mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki,” ujarnya.
Ia berharap para peserta tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menjadikan pengalaman mengikuti perlombaan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Setiap peserta adalah anak-anak yang berani menunjukkan kemampuan terbaiknya. Menang atau kalah bukan tujuan utama, melainkan bagaimana mereka terus belajar, berkembang, dan memiliki semangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.
Pada akhir kegiatan, panitia akan memberikan penghargaan berupa trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang. Penghargaan diberikan kepada Juara I, II, III, serta Juara Harapan pada masing-masing cabang lomba. (*)

